Merebus daging kurban kerap menjadi tantangan saat Idul Adha. Ternyata, jika caranya benar, daging kurban juga bisa cepat empuk tanpa presto, lho!
Daging kurban butuh penanganan khusus jika ingin empuk dan tidak berbau. Banyak yang mengira daging harus direbus berjam-jam agar lunak sempurna. Faktanya, ada beberapa teknik sederhana yang bisa membantu melunakkan serat daging lebih cepat.
Daging kurban bisa lebih cepat empuk hanya dengan direbus tanpa menggunakan presto sekalipun. Selain teknik perebusan, cara memotong, suhu air, hingga metode penyimpanan juga memengaruhi hasil akhir masakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ini 5 tips merebus daging kurban agar cepat empuk:
Daging kurban sebaiknya dipotong melawan arah serat sebelum direbus. Foto: Usman Yousaf/Unsplash
1. Potong Daging Melawan Arah Serat
Salah satu kesalahan paling umum saat mengolah daging adalah memotong searah serat. Padahal, cara memotong sangat memengaruhi tekstur akhir daging.
Potongan daging yang melawan arah serat akan membuat serat-serat otot menjadi lebih pendek sehingga lebih mudah dikunyah. Teknik ini sering digunakan pada steak maupun olahan daging rebus.
Selain itu, usahakan ukuran potongan daging tidak terlalu besar. Potongan daging yang lebih kecil membuat panas mudah merata saat proses perebusan sehingga seluruh bagian matang sempurna.
2. Rebus Hanya pada Air Mendidih
Banyak orang langsung memasukkan daging ke dalam air dingin. Cara ini sebenarnya membuat sari daging keluar perlahan sehingga teksturnya bisa menjadi lebih keras.
Sebaliknya, masukkan daging ketika air sudah benar-benar mendidih. Suhu panas tinggi membantu "mengunci" permukaan daging sehingga kelembapannya tetap terjaga.
Setelah mendidih, kecilkan api agar daging matang perlahan dan tidak cepat hancur. Teknik ini juga membantu kaldu tetap jernih dan gurih.
3. Jangan Rebus Terlalu Lama
Merebus daging terlalu lama tidak selalu membuat hasilnya lebih empuk. Daging justru menjadi kering dan kehilangan tekstur alaminya. Kesalahan inilah yang membuat daging terasa lebih keras dan alot.
Untuk potongan daging ukuran sedang, perebusan sekitar 30-40 menit. Durasi ini cukup untuk daging yang ingin kembali dimasak bersama bumbu.
Jika daging terus direbus dengan suhu tinggi dalam waktu lama, serat protein akan menyusut dan membuat tekstur semakin alot. Sehingga penting juga memperhatikan durasi perebusan sesuai jenis dan ukuran daging.
Agar lebih cepat empuk gunakan teknik merebus 5-30-7. Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng
4. Gunakan Teknik Rebus 5-30-7
Metode 5-30-7 menjadi salah satu trik populer karena dinilai hemat gas dan efektif membuat daging cepat empuk tanpa presto. Cara ini mudah dilakukan bahkan untuk dapur rumahan sekalipun.
Pertama-tama rebus daging selama 5 menit dalam air mendidih, lalu matikan api dan tutup rapat panci selama 30 menit. Setelah itu rebus kembali selama 7 menit.
Selama proses pendiaman, panas di dalam panci akan terus bekerja melunakkan serat daging. KPenting juga untuk memastikan tutup panci sebaiknya tidak dibuka agar suhu tetap stabil.
5. Coba Teknik Rebus 17 Menit
Selain metode 5-30-7, ada juga teknik perebusan 17 menit yang cukup banyak dipakai. Tahap pertama, rebus daging selama 7 menit.
Setelah itu matikan api dan diamkan selama 5 menit dalam keadaan panci tertutup rapat. Kemudian rebus kembali selama 5 menit.
Teknik ini memanfaatkan panas yang terperangkap di dalam panci sehingga daging tetap matang tanpa harus direbus terus-menerus. Hasilnya, tekstur daging bisa lebih lembut sekaligus menghemat penggunaan gas.
(dfl/adr)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·