Atasi kekeringan, BPBD Temanggung buat tiga sumur bor untuk tiga desa

Sedang Trending 46 menit yang lalu
Untuk sementara ini kita masih menunggu masa pemeliharaan dari penyedia. Rencananya bulan Juni nanti baru diserahkan ke desa untuk ditindaklanjuti

Temanggung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, telah merealisasikan pengadaan tiga sumur bor di sejumlah wilayah guna membantu pemenuhan kebutuhan air di masyarakat, terutama di daerah kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto di Temanggung, Minggu, menyampaikan saat ini proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan oleh pihak penyedia sebelum nantinya diserahkan kepada pemerintah desa untuk ditindaklanjuti.

"Untuk sementara ini kita masih menunggu masa pemeliharaan dari penyedia. Rencananya bulan Juni nanti baru diserahkan ke desa untuk ditindaklanjuti," katanya.

Baca juga: BPBD Temanggung waspadai kemarau panjang terjadi kekeringan & karhutla

Tiga titik sumur bor yang telah selesai dikerjakan berada di Desa Gowak (Kecamatan Pringsurat), Desa Kembangsari (Kecamatan Kandangan), dan Desa Klepu (Kecamatan Kranggan).

Ia menyampaikan pengerjaan sumur bor tersebut dilakukan hingga tahap keluarnya air. Sementara untuk penyambungan jaringan distribusi air kepada masyarakat, nanti akan dilaksanakan oleh pihak desa masing-masing.

Baca juga: BPBD Temanggung siapkan bantuan air 90 tangki untuk musim kemarau 2025

"Dari kami hanya sampai pengeboran dan keluar air saja. Untuk sambungan ke masyarakat nanti ditindaklanjuti oleh pihak desa," katanya.

Selain tiga sumur bor yang sudah selesai, lanjutnya, pada tahun ini juga direncanakan penambahan dua titik sumur bor baru, yakni di Desa Tunggulanom (Kecamatan Tlogomulyo) dan Desa Jetis (Kecamatan Selopampang).

Ia menuturkan seluruh pengerjaan sumur bor tersebut menggunakan anggaran APBD dengan nilai masing-masing proyek di bawah Rp200 juta.

Baca juga: BPBD Temanggung peringatkan 14 kecamatan berisiko longsor dan banjir

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.