Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya agar waspada potensi terjadinya gelombang setinggi empat meter di sejumlah perairan Sumatera Utara (Sumut).
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Rizky Ramadhan di Medan, Minggu, mengatakan gelombang laut setinggi 2, 5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan Sumut pada 25 sampai 28 Mei 2026.
Secara rinci, kata dia, gelombang tinggi tersebut berpotensi terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, dan perairan barat Kepulauan Batu.
"Kondisi tersebut harus diwaspadai karena dapat mengganggu pelayaran," katanya.
Baca juga: Perairan Sumatera Utara diterjang gelombang tinggi 23-26 Mei 2026
Selain itu kondisi perairan lainnya juga berpotensi diterjang gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter yang berpeluang terjadi di perairan barat Sumut, Perairan Kepulauan Batu dan perairan timur Kepulauan Nias.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari tenggara hingga barat laut dengan kecepatan angin berkisar 6-22 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-29 knot.
Kepada nelayan diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan saat melaut jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter Demikian juga dengan kapal tongkat diimbau waspada jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
"Kapal feri juga harus waspada jika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter," kata Rizky Ramadhan.
Baca juga: BMKG: Perairan Aceh dan NTT jadi wilayah paling rawan gelombang tinggi
Pewarta: Juraidi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·