Donald Trump Sebut Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran Makin Dekat

Sedang Trending 34 menit yang lalu

Hubungan bilateral antara Amerika Serikat (AS) dan Iran bersiap memasuki babak baru setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan damai kedua negara kini sudah semakin dekat pada Minggu (24/5/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom melalui CBS News.

Melalui wawancara telepon, Trump masih enggan membeberkan rincian spesifik terkait kesepakatan tersebut kepada publik, namun dirinya menegaskan situasi negosiasi terus mengalami perkembangan positif yang signifikan setiap harinya.

"I don't think I can tell you before I tell them, right?" kata Trump, Presiden Amerika Serikat.

Negosiasi akhir ini dipercaya Trump mampu menghentikan langkah Iran dalam memproduksi senjata nuklir, bahkan ia menyatakan tidak akan membahas hal tersebut jika tujuan tersebut gagal dicapai.

Selain masalah senjata nuklir, kesepakatan tersebut diklaim akan menghasilkan solusi yang memuaskan dalam penanganan masalah uranium yang telah diperkaya oleh pihak Iran.

"I'm only going to sign a deal where we get everything we want," kata Trump, Presiden Amerika Serikat.

Berdasarkan laporan beberapa sumber, Trump saat ini masih mengkaji berbagai proposal yang masuk dan belum mengetuk keputusan final karena masih berkonsultasi dengan para penasihat serta berkomunikasi dengan para pemimpin asing, termasuk Arab Saudi dan negara Teluk.

Tiga sumber internal menjadwalkan Trump melakukan konferensi telepon dengan para pemimpin negara Teluk pada Sabtu sore waktu setempat untuk membahas kelanjutan negosiasi, meskipun pejabat regional menyebut sejumlah pemimpin belum mengetahui opsi yang akan dipilih Trump.

Sebelumnya, sinyal positif mengenai berakhirnya ketegangan kedua negara juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio yang optimistis bahwa kesepakatan damai dapat dicapai dalam waktu dekat.

"There might be some news later today. There might not be. I hope there will be," kata Marco Rubio, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat saat berada di New Delhi, India.

Rubio menambahkan bahwa peluang pengumuman resmi mengenai hasil negosiasi ini sangat terbuka untuk disampaikan kepada publik dalam beberapa hari ke depan.

"There is a possibility that, whether it's later today, tomorrow, or within a few days, we may have something to say," kata Marco Rubio, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat.