Donald Trump Tegaskan AS Bakal Balas Penembakan Helikopter oleh Iran

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan komitmennya untuk melakukan aksi balasan setelah sebuah helikopter militer jenis Apache milik Washington jatuh ditembak oleh Iran di kawasan Selat Hormuz pada Selasa malam.

Insiden jatuhnya pesawat berawak kedua milik Amerika Serikat ini terjadi di tengah upaya kedua negara menegosiasikan pengakhiran perang, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Peristiwa tersebut menjadi ancaman terbaru bagi gencatan senjata yang sejatinya telah berlangsung sejak 8 April.

Melalui sebuah pernyataan tertulis, Pemimpin Negeri Paman Sam tersebut mengonfirmasi situasi terkini mengenai serangan yang menyasar armada tempur udaranya.

"bahwa tadi malam Iran menembak jatuh salah satu Helikopter Apache kami yang sangat canggih saat berpatroli di Selat Hormuz." kata Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Meskipun tidak ada korban luka dari pihak awak pesawat, eskalasi ketegangan dipastikan meningkat setelah adanya pernyataan sikap yang tegas dari Gedung Putih.

"Amerika Serikat harus balas serangan ini," kata Donald Trump.

Di sisi lain, otoritas militer yang bertanggung jawab penuh terhadap pergerakan pasukan di wilayah Timur Tengah memberikan rincian proses evakuasi. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa dua orang kru helikopter serang pembawa rudal Hellfire tersebut telah berhasil diselamatkan.

"Para prajurit diselamatkan dengan selamat dalam waktu sekitar dua jam dan berada dalam kondisi stabil," kata CENTCOM.

Penyelamatan personel militer di dekat pesisir Oman tersebut berjalan sukses berkat dukungan teknologi mutakhir. Pihak komando menyatakan bahwa sebuah drone permukaan milik angkatan laut turut dikerahkan untuk membantu proses evakuasi awak helikopter di lokasi kejadian.