Festival Sepakbola Rakyat 2026 di Makassar Jaring Ratusan Talenta Muda

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Garuda Gemah Nusantara bersama Coca-Cola sukses menyelenggarakan Festival Sepakbola Rakyat 2026 di Lapangan Sepakbola Telkom, Makassar, pada Sabtu (23/5/2026), guna memberikan peluang bagi talenta muda Indonesia.

Makassar menjadi kota keempat penyelenggaraan ajang ini setelah sebelumnya bergulir di Jakarta, Labuan Bajo, dan Palu, seperti dilansir dari Detik Sport.

Pihak penyelenggara memanfaatkan jenama Cuwitan Digital dalam kolaborasi ini untuk mendekatkan euforia sepak bola kepada masyarakat luas.

"Kami bangga bisa meneruskan kolaborasi strategis ini sebagai bagian dari komitmen Coca-Cola Indonesia dalam menghadirkan euforia FIFA World Cup 2026 lebih dekat ke tengah masyarakat," kata Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo.

Sinergi dari berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi aspek krusial dalam mendukung perkembangan para pesepak bola muda tersebut.

"Pendampingan talenta muda memerlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan federasi, pemerintah, swasta, hingga komunitas akar rumput. Inisiatif ini tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan kerja sama tim," kata Tisha.

Praktisi sepak bola Indonesia, Ratu Tisha Destria, juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan pihak swasta yang konsisten dalam menyediakan wadah edukatif bagi kelompok usia 15 hingga 18 tahun.

"Dalam konteks tersebut, peran sektor swasta menjadi sangat penting dalam menghadirkan program yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi generasi muda. Kami mengapresiasi Coca-Cola Indonesia sebagai mitra swasta yang mengambil peran krusial dalam menciptakan wadah edukatif bagi peserta usia 15 hingga 18 tahun, serta CuwitanDigital yang mengemas kegiatan ini dengan relevansi budaya populer masa kini," sambungnya.

Secara rinci, Festival Sepakbola Rakyat Makassar menggaet 160 peserta dan 32 ofisial pelatih dari 32 Sekolah Sepakbola (SSB) serta SMA untuk turnamen U-15.

Selain itu, terdapat turnamen minisoccer 8x8 yang diramaikan oleh 360 peserta dan 48 pelatih, serta sesi coaching clinic yang diikuti 65 peserta dari seluruh SSB di Makassar dan wilayah Sulawesi Selatan.

"Ini bukan sekadar turnamen. Ini adalah panggung bagi anak-anak daerah untuk bermimpi lebih tinggi. Melalui Cuwitan Digital, kami ingin memastikan bakat-bakat ini tidak hanya terasah di lapangan, tetapi juga memiliki ruang di ranah digital. Sebelumnya, festival ini telah melibatkan sejumlah 675 peserta dari 32 Sekolah Sepakbola (SSB) di Labuan Bajo, Jakarta, dan Palu," kata Direktur PT Garuda Gemah Nusantara (GGN) selaku pemilik brand Cuwitan Digital, rizky Aidi.