SEBUAH insiden baku tembak terjadi di pos pemeriksaan keamanan dekat White House pada Sabtu sore, 23 Mei 2026 waktu setempat. Insiden itu sempat memicu lockdown di kompleks Gedung Putih.
Menurut Al Jazeera, kronologi insiden itu berawal sekitar pukul 18.00 waktu setempat di persimpangan 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW, Washington, DC.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Menurut pernyataan Secret Service, pria terduga pelaku mendekati pos pemeriksaan keamanan lalu mengeluarkan pistol dari dalam tas. Pelaku sebelumnya telah menerima perintah untuk menjauh dari kawasan tersebut, namun tetap mendatangi area Gedung Putih sebelum akhirnya melepaskan tembakan. Ia menembaki petugas yang berjaga.
Agen Secret Service (Dinas Rahasia) kemudian membalas tembakan dan mengenai pelaku. Pria yang diidentifikasi bernama Nasire Best, 21 tahun itu dibawa ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berada di Gedung Putih saat penembakan terjadi dan tidak mengalami luka. Tidak ada agen Secret Service yang terluka dalam insiden tersebut.
Tim NBC News di lokasi melaporkan terdengar sekitar 20 hingga 30 suara tembakan sekitar pukul 18.04 waktu setempat. Agen Secret Service kemudian meminta para wartawan di area North Lawn segera masuk dan berlindung di ruang konferensi pers.
Jurnalis Al Jazeera, Kimberly Halkett, melaporkan lebih dari 30 tembakan terdengar dari area North Lawn Gedung Putih. Para wartawan di lokasi diminta berlindung ke ruang konferensi pers, sementara polisi menutup akses di sekitar lokasi kejadian.
Selama lockdown berlangsung, agen Secret Service berjaga dengan senjata terhunus di sekitar ruang konferensi pers. Penguncian area Gedung Putih dicabut sekitar pukul 18.46 waktu setempat.
Direktur Federal Bureau of Investigation, Kash Patel, mengatakan FBI ikut membantu penyelidikan bersama Secret Service, Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak AS, serta Kepolisian Metropolitan Washington.
Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance disebut sempat berada di Gedung Putih pada hari yang sama, namun belum diketahui apakah ia masih berada di lokasi saat penembakan berlangsung.
41 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·