Jemaah Barat Tetap Padati Makkah di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Sedang Trending 49 menit yang lalu

Umat Islam dari negara-negara Barat tetap memadati Kota Makkah, Arab Saudi, untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini meskipun ketegangan militer melanda kawasan Timur Tengah. Dilansir dari Detikcom melalui AFP pada Minggu (24/5/2026), eskalasi yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran tersebut tidak menyurutkan semangat para jemaah.

Situasi keamanan di kawasan tersebut sebelumnya memicu peringatan perjalanan dari pemerintah Amerika Serikat. Ketegangan sempat meningkat setelah Iran meluncurkan serangan balasan ke fasilitas Amerika Serikat di Arab Saudi dan negara tetangganya, meski saat ini pertempuran mulai mereda dan berada dalam kondisi gencatan senjata yang kritis.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh bahkan telah menyarankan warganya untuk tidak berpartisipasi dalam ibadah haji tahun ini karena alasan keamanan dan risiko terdampar akibat penutupan penerbangan. Kendati demikian, indikasi kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran yang segera tercapai memberikan harapan, walaupun kekhawatiran konflik sewaktu-waktu pecah kembali tetap ada.

Salah satu warga Amerika Serikat, Fadel, menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki keraguan untuk menjalankan ibadah haji di Arab Saudi pada tahun ini. Penegasan tersebut disampaikannya demi merespons situasi perang yang sedang terjadi.