KB IUD Bikin Nyeri saat Berhubungan Seks? Dokter Jelaskan Penyebabnya

Sedang Trending 39 menit yang lalu
Ilustrasi KB IUD Tembaga. Foto: Shutterstock

IUD menjadi salah satu alat kontrasepsi yang banyak dipilih, karena praktis dan efektif mencegah kehamilan. Meski begitu, beberapa perempuan mengaku merasakan nyeri saat berhubungan seks karena penggunaan IUD. Bahkan, dalam beberapa kasus, pasangan laki-laki juga bisa ikut merasa tidak nyaman.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Andrew Yurius Christian, SpOG, mengatakan, keluhan nyeri saat menggunakan IUD sebenarnya bisa dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya ukuran IUD yang tidak sesuai.

“Kalau untuk masalah nyeri, sebenarnya bisa disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya adalah size IUD terkadang ada perbedaan,” ujar dr. Andrew kepada kumparanMOM beberapa waktu lalu.

Ukuran IUD Bisa Menyebabkan Nyeri

Ilustrasi ibu sakit perut. Foto: TORWAISTUDIO/Shutterstock

Menurut dr. Andrew, ada IUD dengan ukuran lebih panjang dan ada juga yang ukurannya lebih kecil. Penggunaan ukuran yang kurang sesuai dengan kondisi rahim dapat memicu rasa sakit, terutama saat berhubungan intim.

“Nah, ketika kita menggunakan (IUD) yang lebih panjang, kadang dengan ukuran rahim yang lebih kecil, saat berhubungan bisa mengakibatkan ada rasa nyeri pada seorang perempuan,” imbuhnya.

Ia menjelaskan bahwa secara normal, IUD seharusnya tidak menyebabkan nyeri pada perempuan. Sehingga, jika muncul rasa sakit yang cukup mengganggu, Anda disarankan untuk kembali memeriksakan diri ke dokter kandungan, Moms.

Ilustrasi KB IUD. Foto: WiP-Studio/Shutterstock

Benang IUD Bisa Membuat Laki-laki Tidak Nyaman

Tak hanya perempuan, laki-laki juga bisa mengalami ketidaknyamanan saat pasangan menggunakan IUD. Hal ini biasanya disebabkan oleh benang IUD yang terlalu panjang atau terasa tajam saat penetrasi.

“Dan pada laki-laki, biasanya nyeri diakibatkan oleh benang. Benang yang terlalu panjang atau terlalu tajam,” tuturnya.

Ilustrasi KB IUD Tembaga. Foto: Shutterstock

Menurutnya, kondisi tersebut bisa diperbaiki dengan kontrol kembali ke dokter untuk memendekkan atau menyesuaikan posisi benang IUD agar lebih nyaman saat berhubungan.

Jika setelah pemasangan IUD muncul rasa nyeri terus-menerus, baik pada perempuan maupun pasangan, penting untuk tidak mengabaikannya dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis agar penggunaan kontrasepsi tetap aman dan nyaman.

kumparan post embed