Sanya (ANTARA) - Tanggal 23 Mei diperingati sebagai Hari Penyu Sedunia. Pada hari yang sama, Sea Turtle Shelter, sebuah pusat konservasi dan penangkaran penyu di hotel ikonis Atlantis Sanya di Kota Sanya, resmi mulai beroperasi.
Memiliki luas 388 meter persegi, fasilitas tersebut mencakup kolam rehabilitasi, pantai penangkaran, dan aula pameran edukasi. Kehadiran pusat ini menjadi peningkatan penting dalam upaya konservasi penyu, dari yang sebelumnya berfokus pada penyelamatan darurat dan rehabilitasi menjadi mencakup penangkaran spesies serta pelepasliaran.
Dengan demikian, sistem perlindungan penyu siklus penuh yang komprehensif pun telah terbentuk.
Atlantis Sanya telah lama berkomitmen pada penyelamatan penyu dan konservasi ekologi laut. Sejak 2018, tempat itu telah menyelamatkan 42 penyu liar, termasuk penyu hijau, penyu tempayan (loggerhead), dan penyu sisik (hawksbill).
Melalui perawatan profesional, pemeliharaan harian, serta pelatihan adaptasi kembali ke alam liar, sebanyak 12 penyu yang telah direhabilitasi berhasil dilepasliarkan kembali ke laut.
Mari simak lebih lanjut melalui rangkaian foto Xinhua berikut ini!
Penyu terlihat di kolam rehabilitasi Sea Turtle Shelter di Atlantis Sanya, Kota Sanya, Provinsi Hainan, China, pada 22 Mei 2026. (Xinhua/Pu Xiaoxu)
Penyu-penyu terlihat di kolam rehabilitasi Sea Turtle Shelter di Atlantis Sanya, Kota Sanya, Provinsi Hainan, China, pada 22 Mei 2026. (Xinhua/Pu Xiaoxu)
Seekor penyu terlihat di pantai penangkaran Sea Turtle Shelter di Atlantis Sanya, Kota Sanya, Provinsi Hainan, China, pada 22 Mei 2026. (Xinhua/Pu Xiaoxu) Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
48 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·