Liputan6.com, Jakarta - Berasal dari Lubuklinggau, Sumatra Selatan, band Ilir7 kini diperkuat Ave (vokalis), Vic (bas), Zinc (gitar), dan Richie (drum). Formasi ini solid hingga sekarang, menghadirkan energi dan chemistry kuat dalam setiap karya baru. Terbaru, Ilir7 melepas single “Seandainya Tercipta Untukku.” Lirik lagu ini representasi rasa ragu dan keikhlasan, bagi mereka yang hanya berani mencintai dalam diam.
“Seandainya Tercipta Untukku” mewakili perasaan siapa pun yang terjebak friendzone, cinta beda agama, atau sadar diri tak bisa memiliki gebetan. Dilematis seperti ini, biasanya menyisakan dua hal, yakni harapan tinggi dan malah patah hati terdalam. Mengusung pop balada dengan progresi chord melankolis, aransemen “Seandainya Tercipta Untukku” dirancang dengan komposisi yang tak terlalu rumit.
Tujuannya, memberi ruang lebih lebar kepada pendengar untuk bisa menyerap lebih dalam kegetiran lirik. Ilir7 mencoba menghadirkan nuansa lebih dalam dan emosional, tanpa kehilangan karakter easy listening yang selama ini melekat pada karya-karya mereka.
“Lagu ini tentang perasaan yang mungkin banyak orang pernah alami, tapi ada di antaranya yang enggak berani mengungkapkan. Kadang kita cuma bisa berharap dalam diam, dan itu rasanya campur aduk banget,” kata Vic ketika dihubungi awak media, Rabu, 13 Mei 2026. Merilis single bukan hal baru bagi Ilir7. Band ini berkiprah di industri musik Tanah Air sejak 2013. Perlahan tapi pasti, mereka mencuri perhatian pencinta musik pop Indonesia.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·