Manchester United Permanenkan Michael Carrick dan Targetkan Juara Liga

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Manajemen Manchester United resmi mengangkat Michael Carrick sebagai pelatih permanen dengan kontrak hingga tahun 2028 setelah sang interim berhasil membawa klub finis di posisi ketiga klasemen Liga Inggris musim 2025/2026 pada Jumat (22/5/2026).

Keputusan mempermanenkan Carrick diambil setelah mantan gelandang Setan Merah tersebut menggantikan Ruben Amorim yang dipecat pada 5 Januari 2026, lalu membangkitkan performa tim lewat catatan rata-rata 1,9 gol per laga dari 14 pertandingan awal.

Selain Carrick, manajemen Manchester United turut memberikan kontrak permanen kepada seluruh staf kepelatihan, meliputi Steve Holland, Jonathan Woodgate, Jonny Evans, Travis Binnion, dan Craig Mawson demi menjaga stabilitas dinamika tim.

Menjelang pertandingan terakhir musim ini melawan Brighton & Hove Albion di Amex Stadium pada Minggu (24/5/2026), Carrick menegaskan kesiapannya untuk membawa Manchester United bersaing memperebutkan gelar juara tertinggi pada musim depan.

"Saya sih mau itu! Itu misi saya dan saya harus yakin bisa melakukannya (juara liga sebagai pemain dan pelatih). Itulah target kami. Klub kami ingin jadi juara liga," ujar Carrick seperti dikutip ESPN.

Keberhasilan meraih trofi Liga Inggris akan mencatatkan rekor baru di Premier League bagi Carrick sebagai orang pertama yang menjadi juara baik sebagai pemain maupun pelatih.

"Luar biasa sekali jika saya bisa melakukannya. Tapi melihat klub bisa mengangkat trofi dan juara liga serta bersaing di Liga Champions, itu bikin saya semangat," kata Carrick.

Carrick juga menyatakan pengalamannya selama era emas bersama Sir Alex Ferguson dengan raihan lima titel Premier League diharapkan mampu membantu performa para pemain saat ini.

"I tahu seperti apa perjuangannya dan semoga saja saya bisa sedikit menularkan pengalaman itu kepada pemain sehingga mereka bisa tampil lepas, dan kami bisa tancap gas," ucap Carrick.

Selain fokus pada ambisi jangka panjang klub, Carrick menjelaskan situasi pribadinya saat ini yang belum merencanakan liburan musim panas akibat jadwal ujian anak-anaknya.

"Ujian anak-anaklah yang menghalangi saat ini. Ujian A-level dan GCSE, sejujurnya, itulah yang menghambat saya untuk memesan apa pun," kata Carrick seperti dikutip dari situs web resmi klub.

Kendati menjalani periode kerja yang intens sejak Januari di Old Trafford, Carrick mengaku sangat menikmati perannya dan tidak merasa membutuhkan waktu istirahat.

"Sejujurnya, tidak. Saya merasa baik-baik saja, saya pikir Anda akan terbiasa dengan ritme kerja, dengan berbagai cara. Saya yakin jam kerja Anda berbeda dengan saya, beberapa dari Anda bekerja lebih banyak daripada yang lain, saya yakin begitu. Anda akan terbiasa, Anda akan mengikuti alurnya. Saya menyukainya, saya menikmati setiap menitnya, jadi saya tentu tidak merasa perlu istirahat," tutur Carrick.

Meskipun tiket Liga Champions sudah dipastikan aman bagi Setan Merah, Carrick mengingatkan pasukannya untuk tetap tampil habis-habisan dalam laga pamungkas melawan Brighton.

"Kami tentu menyadari situasi pertandingan ini dan apa yang dipertaruhkan," kata Carrick kepada wartawan.

Brighton sendiri saat ini tertahan di peringkat ketujuh dan membutuhkan kemenangan penuh demi mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan.

"Saya pikir kami tentu memiliki tanggung jawab untuk itu. Kami telah berhasil menempatkan diri dalam posisi di mana kami berada di liga ini," ujar Carrick.

Pertandingan penutup ini juga menjadi kesempatan bagi kapten Bruno Fernandes yang membutuhkan satu assist lagi untuk memecahkan rekor 20 assist dalam satu musim di Liga Inggris.

"Dan saya sudah bilang bahwa kami ingin mengakhiri musim dengan kuat demi diri kami sendiri. Kami menghadapi pertandingan ini seperti kami menghadapi pertandingan lainnya. Ada banyak hal yang dipertaruhkan, baik bagi Brighton, Bournemouth, maupun semua klub lain di sekitarnya, jadi kami sangat menyadari hal itu," kata Carrick.

Situs resmi Manchester United turut merilis pernyataan emosional dari Carrick setelah pengumuman perpanjangan kontraknya di Old Trafford.

"Sejak 20 tahun lalu, saya merasakan keajaiban klub ini. Lima bulan terakhir, saya lihat skuad ini punya ketangguhan dan kekompakan yang luar biasa," kata Carrick.

Pengumuman tersebut menegaskan komitmen jangka panjang antara pihak klub dan legenda hidup mereka demi mengembalikan kejayaan tim.

"Sekarang saatnya kita balik ke habitat asli, bersaing memperebutkan gelar juara tertinggi," tegas Carrick.

Di sisi lain, pengumuman resmi mengenai bertahannya Carrick sebagai pelatih kepala tim utama putra juga dipublikasikan melalui platform digital resmi Manchester United.

"Manchester United dengan bangga mengumumkan bahwa Michael Carrick akan tetap menjabat sebagai pelatih kepala tim utama putra setelah menandatangani kontrak baru yang berlaku hingga tahun 2028," demikian yang tercantum di situs resmi klub.

Dukungan penuh terhadap keputusan manajemen ini mengalir deras dari internal tim, termasuk dari para pemain kunci asing seperti penyerang asal Brasil, Matheus Cunha.

"Tentu saja, menurut saya, Carrick layak mendapatkan kesempatan sebagai manajer permanen," ungkap Cunha dalam wawancara yang dikutip The Athletic.

Gelandang senior Casemiro juga memberikan pandangan positif yang senada mengenai kualitas kepemimpinan yang ditunjukkan Carrick selama masa interim.

"Dia sudah menunjukkan kualitas yang sangat bagus untuk menjadi manajer Manchester United," timpal Casemiro.

Pemain muda didikan akademi klub, Kobbie Mainoo, turut menyampaikan rasa hormatnya kepada sang manajer atas kepercayaan tinggi yang diberikan kepada seluruh elemen skuad.

"Dia memainkan peran besar dalam hal ini, kepercayaan dia berikan kepada semua pemain. Anda ingin mengikutinya, berjuang untuknya, dan berkorban untuknya di lapangan," tandas Mainoo dilansir Goal.

Laga antara Brighton & Hove Albion melawan Manchester United dijadwalkan berlangsung di Amex Stadium pada pukul 22.00 WIB dan disiarkan melalui platform streaming Vidio.