Gelandang muda Arsenal, Max Dowman, mengukir sejarah baru sebagai pemain termuda yang tampil sebagai starter dalam pertandingan Premier League pada laga penutup musim 2025-2026. Pelatih Mikel Arteta memasukkan nama pemain berusia 16 tahun 144 hari tersebut dalam daftar 11 pemain pertama saat melawan Crystal Palace di Stadion Selhurst Park pada hari Minggu.
Pencapaian Dowman ini melampaui rekor sebelumnya yang bertahan selama hampir dua dekade atas nama Jose Baxter. Saat mencatatkan starter pertamanya untuk Everton pada tahun 2008, Baxter berusia 16 tahun 198 hari.
Pertandingan di markas Crystal Palace tersebut juga diwarnai dengan pemberian penghormatan guard of honour kepada skuad Arsenal yang baru saja mengunci gelar juara Liga Inggris. Laga ini menambah panjang daftar rekor Dowman setelah sebelumnya menjadi pemain termuda di Premier League pada usia 15 tahun 235 hari di bulan Agustus 2025, serta pemain termuda di Liga Champions pada usia 15 tahun 308 hari di bulan November.
Pada bulan Maret, pemain akademi Arsenal ini juga mengukuhkan diri sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah Premier League saat membobol gawang Everton pada usia 16 tahun 73 hari. Dengan total lima penampilan domestik musim ini, Dowman kini resmi menyandang status sebagai pemenang Premier League di musim debut profesionalnya.
Kendati menunjukkan performa yang memecahkan berbagai rekor di level klub, remaja tersebut tidak masuk dalam rencana jangka pendek pelatih Thomas Tuchel untuk tim nasional senior Inggris. Meskipun ada desakan agar Dowman segera dimasukkan ke skuad Tiga Singa demi persiapan Piala Dunia 2026, Tuchel lebih memilih rekan setimnya di Arsenal, Ethan Nwaneri, untuk mengikuti pemusatan latihan di Miami.
"We will take some young players out who will train with us in the size of the squad that we need, and we have the two friendly matches to take care of the minutes and the load on the players," ujar Thomas Tuchel, Pelatih Tim Nasional Inggris.
Keputusan Tuchel tersebut membuat Dowman akan menjalani masa istirahat penuh pada musim panas ini tanpa beban pertandingan internasional senior. Fokus kini tertuju pada perkembangannya bersama Ethan Nwaneri sebagai pilar masa depan talenta lokal yang diharapkan mampu menjaga posisi Arsenal di puncak sepak bola Inggris.
34 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·