Oleksandr Usyk Pertahankan Sabuk Juara Kelas Berat Usai Menang TKO atas Rico Verhoeven

Sedang Trending 53 menit yang lalu

Petinju Oleksandr Usyk berhasil mempertahankan sabuk juara dunia tinju kelas berat miliknya setelah mengalahkan Rico Verhoeven di Piramid Giza, Mesir, pada Minggu (24/5) WIB. Kemenangan keenam dalam duel pertahanan gelar petinju asal Ukraina tersebut diwarnai keputusan kontroversial dari wasit menjelang akhir ronde ke-11.

Pertarungan berjalan sengit lantaran Verhoeven yang baru merambah dunia tinju mampu menyulitkan Usyk sepanjang laga. Dilansir dari Detik Sport, Verhoeven sempat terjatuh pada ronde ke-11 namun berhasil bangkit pada hitungan kelima untuk kembali melanjutkan duel.

Usyk langsung melancarkan pukulan jab bertubi-tubi setelah laga dilanjutkan, hingga akhirnya wasit memutuskan untuk menghentikan pertandingan karena enggan mengambil risiko. Keputusan tersebut memicu protes dari Verhoeven karena sisa waktu ronde ke-11 hanya tinggal beberapa detik sebelum berlanjut ke ronde pamungkas.

Verhoeven harus menerima kekalahan TKO dan gagal merebut sabuk juara kelas berat akibat keputusan mutlak wasit tersebut. Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Usyk menjadi 25 kemenangan, dengan rincian 16 kali KO dan 9 kali kemenangan angka.

"Awalnya saya pikir pertarungan dihentikan terlalu dini, tapi pada akhirnya itu bukan keputusan saya. Saya sudah sangat bersyukur kepada Usyk atas kesempatan bertarung ini," kata Verhoeven, petinju penantang.

Verhoeven merasa performanya di atas ring cukup berimbang dan ia berharap penampilannya dapat diterima oleh publik tinju dunia. Dirinya juga mengungkapkan bahwa sang lawan sempat menyatakan keinginan untuk mengadakan tanding ulang.

"Beliau mengatakan kepada saya bahwa dia ingin pertandingan ulang, tapi itu bukan keputusan saya. Kita lihat saja apa yang akan terjadi. Saya ingin wasit membiarkan saya keluar dengan terhormat atau membiarkan saya bertarung hingga ronde kedua belas," kata Verhoeven.

Meskipun kecewa dengan keputusan penghentian laga yang dinilainya terlalu cepat, Verhoeven mengaku bangga bisa bertarung di tempat tersebut.

"Saya merasa skor kami cukup seimbang. Saya sangat berterima kasih kepada semua orang yang datang. Saya sangat bangga dengan penampilan saya dan semoga dunia tinju menerima saya sebagai petinju. Saya sangat bahagia bisa berada di sini," kata Verhoeven.

Di sisi lain, Usyk mempersembahkan kemenangan ini untuk masyarakat Ukraina serta keluarganya yang saat ini tengah menghadapi situasi sulit.

"Terima kasih banyak. Aku tahu saat ini, rakyat Ukraina sedang berada di tempat perlindungan bom, termasuk putriku, yang juga berada di sana. Dia mengirimiku pesan yang berbunyi, 'Papa, aku mencintaimu, kamu pasti menang,'" kata Usyk, juara bertahan kelas berat.

Usyk juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Verhoeven serta seluruh tim pelatih yang telah mendukung jalannya pertandingan berat ini.

"Terima kasih banyak, Rico. Kamu adalah petarung yang luar biasa. Terima kasih banyak kepada timmu. Timku, aku mencintaimu. Istriku, aku mencintaimu. Kalian adalah cahaya dan hatiku. Pertarungan ini sulit. Ini adalah pertarungan yang bagus. Terima kasih, Tuhan," kata Usyk.