Pelaku penembakan di dekat Gedung Putih tewas

Sedang Trending 50 menit yang lalu

Washington (ANTARA) - Dinas Rahasia Amerika Serikat memastikan bahwa pelaku yang diduga melepaskan tembakan di dekat kompleks Gedung Putih di Washington DC, Sabtu, telah tewas.

Dalam pernyataannya, badan tersebut mengatakan bahwa penembakan terjadi setelah pukul 6 sore waktu setempat (Minggu pukul 05:00 WIB) di dekat 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW di luar kompleks Gedung Putih.

Si pelaku "mengambil senjata dari tasnya dan mulai menembak" di lokasi tersebut.

"Polisi Dinas Rahasia membalas tembakan, sehingga mengenai si pelaku yang kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat, di mana ia dinyatakan tewas," kata Dinas Rahasia AS.

"Dalam penembakan tersebut, seseorang yang melintas juga terkena tembakan," menurut badan tersebut, sembari memastikan tidak ada petugas yang mengalami cedera.

Kondisi korban kedua tersebut masih belum diketahui.

Baca juga: Penembakan di dekat Gedung Putih, dua orang terluka

Dinas Rahasia AS juga menyebut Presiden Donald Trump ada di dalam Gedung Putih saat peristiwa tersebut, meski "tidak ada pihak yang dilindungi ataupun operasi yang terdampak".

Lebih lanjut, ABC News, mengutip pejabat Gedung Putih, melaporkan bahwa pada saat penembakan, Trump sedang berada di Ruang Oval bersama sejumlah pembantunya, antara lain Steven Cheung, Natalie Harp, dan Margo Martin.

Peristiwa penembakan tersebut sedang dalam penyelidikan, kata Dinas Rahasia AS.

Adapun Kepala FBI Kash Patel memastikan personelnya sudah berada di TKP dan mendukung penanganan oleh Dinas Rahasia. Departemen Kepolisian Washington DC juga berjaga di TKP.

Gedung Putih sempat berada dalam kondisi kuncitara, meski kemudian dicabut.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Penembakan Washington, Trump mengaku tak takut terluka

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.