Pemprov DKI pantau fluktuasi harga pangan jelang Idul Adha

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta memantau dengan ketat fluktuasi harga pangan menjelang Idul Adha agar tetap terkendali.

“Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung terus bekerja keras menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan. Fluktuasi harga menjelang Idul Adha adalah fenomena musiman yang sedang kami pantau ketat,” kata Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim ​​​​​​di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menjaga kestabilan secara keseluruhan.

Terkait pengawasan distribusi dan pasokan pangan, Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas KPKP juga melakukan berbagai upaya.

“Pengawasan harian oleh Dinas KPKP terhadap pasokan dan distribusi komoditas strategis di pasar-pasar utama Jakarta. Pemantauan rantai pasok dari daerah produsen hingga konsumen, termasuk pengawasan mutu dan keamanan pangan,” jelas Chico.

Koordinasi lintas wilayah dengan pemerintah pusat dan daerah penghasil juga dilakukan untuk mengatasi gangguan pasokan akibat cuaca.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga melakukan transparansi melalui publikasi data harga secara rutin via Informasi Harga Pangan Jakarta (IPJ), sehingga masyarakat dan pedagang bisa memantau perkembangan.

Sebelumnya, Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok mengatakan berdasarkan pemantauan pada minggu kedua Mei 2026, sejumlah komoditas hortikultura mengalami kenaikan harga dibanding pekan sebelumnya.

Cabai rawit merah tercatat mengalami kenaikan tertinggi, yakni sebesar 12,12 persen atau Rp 8.689 per kg, dari Rp 71.664 menjadi Rp 80.354 per kg.

Selain itu, kata Hasudungan, cabai merah keriting naik 5,61 persen atau Rp 2.926 per kg, dari Rp 52.117 menjadi Rp 55.103 per kg.

Harga bawang merah juga meningkat 3,96 persen atau Rp 2.082 per kg, dari Rp 52.615 menjadi Rp 54.697 per kg.

Sementara itu, cabai merah TW naik 3,84 persen atau Rp 2.306 per kg dari Rp 60.069 menjadi Rp 62.375 per kg. Adapun cabai rawit hijau mengalami kenaikan 3,05 persen atau Rp 1.773 per kg, dari Rp 58.166 menjadi Rp 59.939 per kg.

Baca juga: Kenaikan harga pangan dipicu meningkatnya permintaan jelang Idul Adha

Baca juga: Jelang Idul Adha, harga cabai rawit di Pasar Slipi tembus Rp80 ribu/kg

Baca juga: DKI sebut curah hujan picu naiknya harga komoditas hortikultura

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.