Pep Guardiola Meminta Manajer Baru Manchester City Tidak Meniru Gayanya

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Mantan manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan pesan penting bagi pelatih yang akan menggantikan posisinya di Etihad Stadium. Pria asal Spanyol tersebut menekankan bahwa suksesornya wajib memiliki identitas permainan tersendiri dan menjadi diri sendiri.

Keputusan mundur diambil oleh Guardiola setelah sepuluh tahun menakhodai The Citizens dengan raihan total 20 trofi, termasuk gelar Carabao Cup dan Piala FA pada musim ini. Berdasarkan laporan dari Detik Sport, nama mantan asisten Guardiola, Enzo Maresca, kini mencuat sebagai kandidat kuat pelatih baru.

Meskipun Maresca memiliki latar belakang yang dekat dengannya, Guardiola mengingatkan bahwa setiap pelatih membawa filosofi yang berbeda. Ia menilai upaya meniru metode kerja pelatih sebelumnya justru akan mendatangkan risiko besar bagi tim.

"Copy-paste tidak akan berhasil dalam pekerjaan seperti ini," kata Guardiola seperti dikutip dari ESPN.

Guardiola menambahkan bahwa keunikan dan sifat alami sangat krusial bagi seorang manajer baru dalam memimpin skuad demi kelangsungan prestasi klub.

"Anda harus unik, alami, dan menjadi diri sendiri, dan manajer baru juga harus menjadi dirinya sendiri. Saat mulai menjadi tiruan dari orang lain... Semua orang berbeda-beda. Harus seperti itu. Dan itulah mengapa semuanya akan berjalan dengan baik," tegas Guardiola.

Pasca-menyudahi karier kepelatihannya yang sukses bersama City, Guardiola berencana untuk beristirahat sejenak dari aktivitas di pinggir lapangan. Kendati demikian, ia tetap diikat oleh City Football Group selaku konsorsium pemilik klub untuk mengemban tugas baru sebagai global ambassador bagi 11 klub di bawah naungan mereka.