Sebanyak 17 orang ditangkap oleh personel Satbrimob Polda Metro Jaya dalam operasi patroli dini hari di beberapa wilayah hukum Jakarta, Tangerang, dan Bekasi pada Minggu (24/5) dini hari.
Operasi seluler yang bekerja sama dengan jajaran Perintis Presisi dan polres setempat ini menyasar titik-titik rawan kriminalitas, seperti dilansir dari Detikcom. Selain mengamankan belasan pemuda, petugas di lapangan juga menyita barang bukti berupa senjata tajam hingga narkotika.
Aparat kepolisian menyisir wilayah Tangerang Kota, Tangerang Selatan, Bekasi Kota, hingga Jakarta Timur untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan sejumlah orang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Di Tangerang Kota, seorang pria diamankan karena diduga membawa narkotika jenis sintetis seberat 15 gram," ujar Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto dalam keterangannya, Minggu (24/5).
Di wilayah Karawaci, petugas juga menjaring tiga remaja di bawah umur yang terindikasi akan melakukan aksi balap liar untuk kemudian didata dan diberikan pembinaan. Sementara itu, pencegahan aksi tawuran dilakukan oleh Tim Patroli Batalyon C Pelopor Satbrimob di Jalan Ciater Raya, Serpong, Tangerang Selatan.
"Sebanyak tujuh pemuda diamankan bersama barang bukti empat celurit, satu stik golf, tiga sepeda motor, dan lima telepon genggam. Sementara di Bekasi Kota, empat remaja diamankan karena diduga berkaitan dengan tembakau sintetis," jelas Kombes Henik Maryanto.
Pergerakan patroli berlanjut ke wilayah Jakarta Timur, di mana tim gabungan Batalyon B Pelopor Satbrimob berkolaborasi dengan Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur. Dua pria berhasil diamankan petugas saat melintas di kawasan Jalan Raya PKP, Ciracas, Pasar Rebo.
"Dari pemeriksaan awal, petugas menemukan 14 strip Tramadol dan lima klip tembakau sintetis," ucap Kombes Henik Maryanto.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa pengawasan intensif pada malam hari hingga menjelang pagi akan terus dilaksanakan demi menjaga ketertiban wilayah.
"Patroli ini kami lakukan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi tawuran, balap liar, maupun tindak pidana lain yang mengganggu kenyamanan masyarakat," ujar Kombes Henik Maryanto.
Seluruh remaja dan barang bukti yang terjaring dalam operasi ini telah dilimpahkan ke polres setempat guna menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih mendalam.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·