Polrestabes Semarang membenarkan adanya laporan dugaan peristiwa pembacokan terhadap seorang remaja di wilayah Kecamatan Semarang Selatan. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian.
Kasi Humas Polrestabes Semarang, Riki Fahmi Mubarok, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dengan Nomor LP/B/164/VI/2026/SPKT/POLRESTABES SEMARANG/POLDA JAWA TENGAH tertanggal 8 Juni 2026.
Korban diketahui merupakan seorang pelajar berusia 16 tahun berinisial ATK. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok pada bagian bahu kanan dan telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Karyadi.
"Dari keterangan awal yang diperoleh, korban bersama seorang saksi yang membonceng korban sedang mengendarai sepeda motor untuk pulang ke rumah. Saat melintas di lokasi kejadian, keduanya diduga dipepet oleh beberapa orang yang tidak dikenal dan diminta berhenti," kata Riki dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Selasa, 9 Juni 2026.
Namun, korban dan saksi tidak mengindahkan permintaan tersebut. Salah seorang pelaku kemudian diduga melakukan pembacokan terhadap korban sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.
Saat ini, perkara tersebut tengah didalami dalam proses penyidikan oleh Satres PPA PPO. Sementara itu, Satreskrim Polrestabes Semarang bersama jajaran Polsek Semarang Selatan masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.
Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan alat bukti, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mendukung proses penyidikan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera menyampaikannya kepada aparat kepolisian guna mempercepat pengungkapan kasus.
Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Polrestabes Semarang menyatakan perkembangan penanganan perkara akan disampaikan lebih lanjut sesuai hasil penyelidikan dan penyidikan yang sedang berlangsung. 
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·