Timo Scheunemann Tekankan Konsistensi Latihan Pemain Sepakbola Putri Usia Dini

Sedang Trending 57 menit yang lalu

Kompetisi sepakbola putri usia dini antarsekolah terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai daerah demi membangun ekosistem olahraga yang lebih baik. Pembinaan bakat-bakat muda ini memerlukan perhatian khusus pada aspek kontinuitas guna menunjang kemampuan performa mereka di lapangan.

Turnamen MilkLife Soccer Challenge Kudus dan Malang Seri 2 2025 - 2026 resmi berakhir pada Minggu (24/5/2026). Berdasarkan laporan dari Detik Sport, kejuaraan ini telah rutin diselenggarakan di berbagai wilayah selama beberapa tahun terakhir untuk menyaring talenta muda.

Hasil dari seri Kudus menempatkan MI NU Baitul Mukminin sebagai pemenang Kategori Usia (KU) 10 tahun, sedangkan SDN Jambean 02 Pati mengamankan posisi puncak di KU 12. Sementara itu, seri Malang melahirkan juara baru yakni SDN Tulungrejo 02 di KU 10 dan SDN Lowokwaru 3 pada KU 12.

Pelatih Soccer Challenge, Timo Scheunemann memberikan catatan khusus mengenai evaluasi dan arah pengembangan performa para peserta setelah rangkaian pertandingan tersebut selesai.

"Prestasi itu memang penting tapi yang tidak kalah penting adalah konsistensi para siswi dalam latihan. Ketika kemampuan mereka meningkat, mereka akan semakin senang bermain sepakbola," kata Coach Timo selaku pelatih kepada Soccer Challenge.

Mantan pelatih tim nasional tersebut juga menilai bahwa konsistensi di lapangan latihan menjadi fondasi utama sebelum melangkah ke tahap pembinaan yang lebih spesifik di lingkungan sekolah.

"Dari situ, baru digali potensi dan bakatnya. Kemudian, sekolah juga bisa menyisipkan nilai-nilai pengembangan mental dan karakter yang sejalan dengan dunia pendidikan," sambung Timo Scheunemann.

Penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge dipandang sebagai salah satu bentuk keseriusan dalam mengelola sepakbola putri sejak usia dini. Pihak manajemen turnamen juga telah menyiapkan proyeksi kompetisi lanjutan bagi para atlet muda ini.

"MilkLife Soccer Challenge kini memasuki tahun ketiga dan secara kualitas terus menunjukkan perkembangan konsisten. Jenjang berikutnya adalah Hydroplus Soccer League," kata Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono.