10 Makanan Ini Cegah Penyumbatan Jantung, Enak Sekaligus Sehat!
Galeri Foto
Dita Aliccia Armadani -
detikFood
Kamis, 07 Mei 2026 08:00 WIB
Jakarta - Aterosklerosis bisa meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Memilih menu bernutrisi tepat bisa mencegah kondisi penyumbatan jantung ini.
Ikan dengan kandungan lemak sehat, seperti salmon, sarden, dan teri kaya omega-3. Kandungan ini membantu mengurangi peradangan dan menurunkan trigliserida. Konsumsinya baik untuk kesehatan jantung. Foto: iStock
Stroberi dan blueberry mengandung serat serta antioksidan. Nutrisi ini membantu menjaga kesehatan arteri. Selain itu juga mendukung fungsi tubuh secara umum. Foto: iStock
Buah citrus, seperti jeruk, lemon, dan grapefruit mengandung flavonoid. Senyawa ini membantu mengurangi peradangan dan oksidasi kolesterol jahat. Mengonsumsinya rutin dapat mendukung pembuluh darah tetap sehat. Foto: iStock
Minyak zaitun mengandung lemak sehat. Konsumsi rutin dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan Aterosklerosis. Biasanya minyak ini digunakan dalam diet Mediterania. Foto: iStock
Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal. Nutrisi ini membantu menjaga kadar kolesterol tetap seimbang yang menjaga kesehatan jantung jangka panjang. Selain itu, makan alpukat juga mendukung kestabilan gula darah. Foto: iStock
Tomat kaya likopen yang bermanfaat bagi tubuh. Senyawa ini membantu meningkatkan kolesterol baik dan mengurangi peradangan. Konsumsinya bisa dalam bentuk segar atau olahan. Foto: iStock
Kacang-kacangan (legum) termasuk makanan tinggi serat. Serat membantu menjaga kesehatan jantung dan pencernaan. Makanan ini juga mendukung keseimbangan nutrisi. Foto: iStock
Bawang putih, bawang bombai, dan sejenisnya mengandung senyawa organosulfur. Kandungan ini membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan mengurangi peradangan. Cocok dikonsumsi dalam berbagai masakan. Foto: iStock
Sayuran cruciferous seperti brokoli, kol, dan kembang kol mengandung senyawa organosulfur. Kandungan ini dikaitkan dengan kesehatan dinding arteri yang lebih baik. Foto: iStock
Dark chocolate mengandung flavanol dari kakao. Senyawa ini dapat membantu menurunkan tekanan darah dan memperlancar aliran darah. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi agar asupan kalori, gula, dan lemak tidak berlebih. Foto: iStock