ARTICLE AD BOX
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, memerintahkan seluruh jajaran partainya untuk segera membentuk struktur kepengurusan hingga tingkat desa. Permintaan ini, kata Kaesang, merupakan mandat langsung dari Dewan Pembina partai. Hal tersebut disampaikannya saat membuka acara konsinyering PSI di salah satu hotel kawasan Slipi, Jakarta Barat, Minggu (12/4/2026).
Kaesang menyoroti komposisi kepemimpinan di beberapa Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PSI. Ia menyebutkan, sejumlah DPW-DPD saat ini dipimpin oleh mantan kader dari partai politik lain.
"NTB ini juga sudah bagus padahal ketuanya baru juga kan? Mana NTB? Ketua NTB Mantan sekretaris partai sebelah," ujar Kaesang, dilansir dari Detikcom.
Sebagai contoh, Ketua DPD PSI Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini dijabat oleh Halalu Budi Suryata, yang sebelumnya merupakan kader PDIP. Demikian pula Ketua DPW PSI Sumatera Selatan, Heri Amalindo, yang pernah menjabat Bupati Penukal Abab Lematang Ilir dan juga mantan kader PDIP.
"Sumsel mana ya? Oh itu, itu ada satu juga, mantan partai sebelah juga ya Pak ya? Dulu satu partai sama Ketua NTB. Partainya apa, tanya sendiri sama Ketua NTB," jelas putra Presiden Joko Widodo ini.
Perkembangan pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PSI di tingkat kecamatan telah mencapai 74 persen. Menurut Kaesang, angka ini merupakan pencapaian signifikan yang patut dibanggakan.
"Buat saya ini adalah suatu pencapaian yang sangat sangat-sangat baik, karena ketika pertama kali saya memimpin partai ini, semuanya kan masih kosong, bahkan DPD pun masih banyak yang kosong. Tapi alhamdulillah sekarang sudah punya kecamatan, perwakilan di kecamatan dan ada 5.000 lebih," katanya.
Setelah berhasil mencapai target di tingkat kecamatan, PSI kini akan berfokus pada pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) di tingkat desa. Pembentukan DPRT ini menjadi prioritas utama demi memenuhi instruksi Dewan Pembina.
"Habis ini adalah pembentukan DPRT, berarti pembentukan di desa. Ini yang harus kita segera kejar karena salah satu perintah dari Dewan Pembina adalah kita untuk bisa membentuk struktur dari partai ini sampai ke tingkat desa," tegas Kaesang.
Kaesang menegaskan bahwa target pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa ini vital untuk persiapan PSI menghadapi Pemilu 2029. Partai berlambang bunga mawar ini berencana untuk menyelesaikan konsolidasi struktur tersebut pada akhir tahun 2026.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·