Liputan6.com, Jakarta - Menonton drama China (C-Drama) bertema sekolah selalu punya cara tersendiri untuk membangkitkan memori masa muda yang penuh warna. Kisah cinta monyet, perjuangan mengejar impian, hingga persahabatan yang solid menjadi ramuan utama yang membuat genre ini tak pernah sepi peminat. Apalagi jika ceritanya dikemas dengan alur yang ringan tanpa konflik yang menguras air mata secara berlebihan.
Bagi kamu yang sedang mencari pelarian dari penatnya rutinitas, drama dengan happy ending adalah pilihan terbaik. Tidak ada yang lebih memuaskan daripada melihat karakter favorit kita berhasil meraih cita-cita sekaligus cinta sejatinya di akhir cerita. Rasanya seperti mendapat asupan energi positif yang membuat senyum-senyum sendiri sepanjang episode.
Industri hiburan Tiongkok sangat produktif dalam menelurkan judul-judul berkualitas dengan visual pemain yang memanjakan mata. Mulai dari gaya penceritaan yang puitis hingga komedi romantis yang mengocok perut, semuanya tersedia untuk memanjakan para penggemar setia "dracin". Kamu hanya perlu menyiapkan camilan dan tempat duduk yang nyaman untuk memulai maraton.
Berikut 12 rekomendasi drama China anak sekolah dengan akhir yang bahagia dan alur cerita yang menyegarkan, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (14/5/2026).
1. A Love So Beautiful (2017)
Drama ini merupakan salah satu pionir yang meledakkan tren drama sekolah di kancah internasional. Dibintangi oleh Hu Yitian dan Shen Yue, serial ini menceritakan perjalanan cinta yang berlangsung selama bertahun-tahun, mulai dari masa SMA hingga dewasa. Visualnya yang cerah dan chemistry pemainnya membuat drama ini menjadi standar emas bagi genre school-romance.
Sinopsis singkatnya berpusat pada Chen Xiaoxi, seorang gadis ceria yang tidak ragu menunjukkan rasa sukanya pada tetangga sekaligus teman sekolahnya yang jenius namun dingin, Jiang Chen. Meski berkali-kali diabaikan, kegigihan Xiaoxi perlahan mulai meluluhkan hati Jiang Chen. Perjalanan mereka penuh dengan momen lucu dan manis khas anak sekolah yang sedang dimabuk cinta.
Ending dari drama ini dijamin akan membuat hatimu hangat karena memberikan penutup yang sangat memuaskan bagi kedua karakter utama. Konflik yang hadir pun tergolong ringan dan lebih banyak menonjolkan bagaimana mereka tumbuh bersama. Jika kamu menyukai kiasan "si pintar dan si ceroboh", drama ini adalah pilihan wajib.
2. Put Your Head on My Shoulder (2019) Meskipun sebagian besar latar tempatnya berada di lingkungan universitas menjelang kelulusan, nuansa "masa muda" di drama ini sangat kental. Ceritanya berfokus pada Situ Mo, seorang mahasiswi akuntansi yang bingung dengan masa depannya, yang secara tidak sengaja harus berbagi rumah dengan Gu Weiyi, mahasiswa fisika jenius yang kaku. Interaksi antara karakter yang sangat logis (Gu Weiyi) dan karakter yang ekspresif (Situ Mo) menghasilkan komedi romantis yang sangat segar. Penonton akan diajak melihat bagaimana Gu Weiyi menggunakan rumus-rumus fisika untuk mendekati gadis pujaannya. Tidak ada antagonis yang menyebalkan di sini, menjadikannya tontonan yang sangat santai dan menghibur. Drama ini sangat direkomendasikan bagi kamu yang benci dengan konflik berbelit-belit. Hubungan kedua tokoh utama berkembang dengan sehat dan saling mendukung satu sama lain. Tentu saja, akhir ceritanya sangat manis dan akan membuatmu menginginkan hubungan yang serupa di dunia nyata. 3. When I Fly Towards You (2023) Jika kamu mencari definisi drama yang "murni dan manis", maka When I Fly Towards You adalah jawabannya. Berlatar awal musim gugur tahun 2012, drama ini mengisahkan tentang Su Zaizai, murid pindahan yang jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Zhang Lurang, seorang pemuda yang terlihat sempurna namun memiliki rasa percaya diri yang rendah. Berbeda dengan drama lain yang penuh drama keluarga berat, di sini kita melihat bagaimana Su Zaizai menjadi "matahari" bagi Zhang Lurang. Dengan keceriaannya, ia membantu Lurang keluar dari bayang-bayang keraguan dirinya. Hubungan mereka tidak hanya tentang asmara, tapi juga tentang bagaimana sekelompok sahabat tumbuh bersama menuju kedewasaan. Eksekusi sinematografinya sangat cantik dengan nuansa nostalgia yang kuat. Setiap episodenya terasa seperti pelukan hangat yang menenangkan. Akhir ceritanya pun sangat lengkap, memperlihatkan masa depan mereka yang cerah dan janji yang ditepati sejak masa sekolah.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·