16.046 dapur MBG sudah punya SLHS jamin keamanan pangan

Sedang Trending 36 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) mengatakan, pihaknya terus memperkuat tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui peningkatan standar keamanan pangan, dan 55 persen atau 16.046 dapur MBG sudah memiliki Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Dalam keterangan yang diterima dari Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM RI) di Jakarta, Sabtu, berdasarkan data BGN, jumlah SPPG terus mengalami peningkatan signifikan sepanjang 2025 hingga 22 Mei 2026. Total SPPG operasional saat ini mencapai 29.225 unit di berbagai wilayah Indonesia.

“Sebanyak 16.046 SPPG telah memiliki Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS) atau 55 persen dari total SPPG operasional,” demikian tertera dalam laporan tersebut.

Selain itu, pemerintah juga terus mempercepat proses sertifikasi terhadap ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lainnya.

Tercatat sebanyak 2.646 SPPG saat ini berada dalam proses penerbitan SLHS, sementara 10.533 SPPG lainnya tengah dalam tahap persiapan pengajuan sertifikasi.

Dalam penguatan tata kelola keamanan pangan, pemerintah mulai menerapkan sistem akreditasi bertahap terhadap SPPG pada tahun 2026 dengan kategori Unggul (A), Sangat Baik (B), dan Baik (C).

Laporan tersebut juga memuat data pengawasan terhadap SPPG yang mendapatkan surat peringatan (SP) maupun penghentian sementara operasional atau suspend.

Berdasarkan data minggu ketiga Mei 2026, total SPPG yang berstatus suspended tercatat sebanyak 1.152 unit. SPPG dapat kembali beroperasi setelah melakukan perbaikan.

“Per tanggal 19 Mei jumlah SPPG suspend 1.152 dan telah operasional kembali 3.429,” tulis laporan tersebut.

Surat peringatan diberikan kepada SPPG yang dinilai belum memenuhi standar infrastruktur, belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), atau belum melakukan pendaftaran SLHS.

Baca juga: Satgas MBG Jember rekomendasikan penutupan SPPG Kaliwates 7

Baca juga: BGN tegaskan pekerja SPPG wajib terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.