28 dapur SPPG Lampung ditangguhkan sementara

Sedang Trending 57 menit yang lalu

Bandarlampung (ANTARA) - Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung Saipul mengatakan di Provinsi Lampung tercatat ada 28 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditangguhkan sementara untuk meningkatkan kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya.

Saipul di Bandarlampung , Senin, mengatakan 28 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang ditangguhkan sementara tersebut tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

"Yang terkena penangguhan sementara itu ada di beberapa tempat seperti di Kabupaten Lampung Utara, Waykanan, Lampung Tengah, Tulang Bawang, Lampung Timur, Kota Metro dan Bandarlampung pun ada," katanya,

Dia menjelaskan alasan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi tersebut ditangguhkan sementara adalah adanya pengaduan masyarakat atas tercemarnya makanan, lalu ada yang terkendala persyaratan standar yang belum dipenuhi seperti belum memiliki atau mengajukan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

"Umumnya karena persyaratan SLHS belum diajukan dan adanya laporan makanan tercemar bakteri. Dengan ditangguhkan sementara ini mereka diberi waktu untuk memperbaiki kualitas," ucap dia.

Ia melanjutkan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang ditangguhkan sementara dapat mengajukan pendampingan dalam upaya memperbaiki kualitasnya.

Baca juga: Bakom: Anggaran MBG Rp268 triliun di tahun 2026 bagian dari evaluasi

"Biasanya untuk mendapatkan pendampingan, mereka mengajukan melalui sistem. Lalu tim akan langsung turun, karena semua dilaporkan ke sistem dan yang mengurus semua sistem dari pusat. Sedangkan Satuan Tugas MBG daerah bertugas untuk melakukan validasi saja," tambahnya.

Kemudian untuk permasalahan keamanan pangan adapula pendampingan dari tim BPOM, dan untuk IPAL akan ada dari tim dinas kesehatan serta dinas lingkungan hidup.

"Untuk masa penangguhan sementara dapur bervariasi, ada yang pernah melaporkan untuk masa penangguhan mereka bisa mencapai lebih dari 10 hari. Tapi harapannya dengan ini kualitas MBG akan lebih baik," ujar dia.

Diketahui secara nasional Badan Gizi Nasional (BGN) masih menangguhkan atau suspend 1.152 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai langkah tegas bahwa tidak ada kompromi untuk penyalahgunaan standar Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam proses evaluasi dan pengetatan standar operasional, BGN mencatat di seluruh Indonesia ada sebanyak 4.581 SPPG yang diberhentikan sementara operasionalnya sejak awal 2025 hingga saat ini untuk menjalani proses peningkatan kualitas dan penyesuaian standar pelayanan.

Baca juga: 16.046 dapur MBG sudah punya SLHS jamin keamanan pangan

Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.