Jakarta -
Beli mobil bekas harus dipertimbangkan matang-matang. Pastinya jangan sampai nantinya justru jadi beban.
Membeli mobil harus disesuaikan dengan kebutuhan. Terlebih di kondisi saat ini, pertimbangan sebelum membeli mobil tentu harus matang-matang. Konsumen juga kian selektif dalam membeli mobil, khususnya unit baru. Hal itu terlihat dari data penjualan mobil yang menurun. Di lain sisi, mobil bekas justru makin banyak dilirik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara sempat menyebut penjualan mobil bekas menyentuh lebih dari 2 juta unit, padahal penjualan mobil tak sampai 1 juta unit.
"Masyarakat yang nggak mampu beli mobil baru, akhirnya lari ke beli mobil bekas," kata Kukuh beberapa waktu lalu.
Mobil bekas memang dinilai lebih relevan di kondisi perekonomian saat ini. Dengan anggaran yang sama, konsumen berpeluang mendapatkan mobil bekas dengan kelas lebih tinggi, fitur lebih lengkap, atau tahun produksi yang masih muda dibandingkan membeli mobil baru di segmen yang lebih terbatas.
"Di tengah kondisi ekonomi yang penuh pertimbangan, konsumen menjadi lebih rasional dalam membeli mobil. Mereka tidak hanya bertanya mobil apa yang ingin dibeli, tetapi juga apakah keputusan tersebut aman untuk cash flow keluarga. Dalam konteks ini, mobil bekas menjadi pilihan yang sangat relevan karena menawarkan value yang lebih seimbang antara kebutuhan, harga, fitur, dan biaya kepemilikan," ungkap CEO PT Autopedia Sukses Lestari Tbk Jany Candra dalam siaran pers yang diterima detikOto.
Mobil baru memang tetap memiliki daya tarik, terutama dari sisi kondisi unit yang benar-benar baru, teknologi terkini, serta garansi resmi pabrikan. Namun, harga pembelian yang lebih tinggi, biaya kepemilikan awal, serta depresiasi pada tahun-tahun pertama sering menjadi pertimbangan besar bagi konsumen yang ingin menjaga kondisi keuangan tetap sehat.
Sementara itu, mobil bekas mungkin memang tidak memiliki teknologi terkini, tapi memberikan keleluasaan lebih luas. Konsumen dapat menyesuaikan pilihan berdasarkan kebutuhan, mulai dari city car, MPV keluarga, SUV, hingga sedan, tanpa harus selalu masuk ke rentang harga mobil baru. Selain itu, depresiasi mobil bekas umumnya sudah lebih terkendali karena penurunan nilai terbesar biasanya terjadi pada tahun-tahun awal kepemilikan.
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Beli Mobil Bekas
Meski begitu, ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan sebelum membeli mobil bekas. Supaya ke depannya, mobil bekas yang kamu beli memberi keuntungan janga panjang dan bukan menjadi beban.
Pertama, konsumen didorong untuk menentukan fungsi mobil sejak awal, apakah untuk kebutuhan harian, kendaraan keluarga, operasional usaha, atau mobil pertama. Dengan memahami kebutuhan utama, konsumen bisa lebih fokus memilih unit yang benar-benar sesuai, bukan sekadar tergoda model, fitur, atau promo harga yang terlihat menarik.
Kedua, juga perlu menghitung total biaya kepemilikan. Biaya seperti cicilan, bahan bakar, pajak tahunan, asuransi, servis berkala, hingga potensi penggantian komponen perlu diperhitungkan sejak awal.
Ketiga, jangan hanya membandingkan harga, tetapi juga value dari mobil yang dipilih. Tahun kendaraan, kilometer, kondisi mesin, riwayat servis, kelengkapan dokumen, kenyamanan kabin, fitur keselamatan, dan potensi nilai jual kembali perlu menjadi bagian dari pertimbangan sebelum membeli.
Kamu juga bisa mencari platform mobil bekas yang memberikan garansi supaya tenang ketika mendapat masalah. Caroline.id memberikan kemudahan tersebut lantaran setiap unit dilengkapi dilengkapi Garansi 7G+ selama 1 tahun, perlindungan terhadap tujuh sistem utama kendaraan sekaligus: mesin, transmisi, AC, rem, kelistrikan, sistem penggerak, dan kemudi. Ditambah jaminan jika dalam 5 hari setelah pembelian terbukti ada ketidaksesuaian kondisi, termasuk odometer yang dimanipulasi atau dokumen tidak valid , dana pembelian dikembalikan 100%.
"Keputusan terbaik bukan selalu membeli mobil yang paling baru, tetapi membeli mobil yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. Melalui Caroline.id, kami ingin membantu konsumen mendapatkan mobil bekas yang tidak hanya menarik secara harga, tetapi juga memberikan rasa aman, nyaman, dan terpercaya dalam proses pembeliannya," pungkas Jany.
(dry/din)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·