- Keramik apa yang membuat rumah terasa lebih adem?
- Kenapa lantai keramik bisa terasa dingin?
- Apakah warna keramik mempengaruhi suhu rumah?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Memilih keramik yang tepat tidak hanya berpengaruh pada tampilan rumah, tetapi juga kenyamanan saat cuaca panas. Banyak rumah tradisional di Indonesia sejak dulu menggunakan jenis keramik tertentu agar ruangan terasa lebih sejuk secara alami. Material keramik yang memiliki permukaan dingin dan tidak menyimpan panas berlebihan dipercaya mampu membantu menjaga suhu rumah tetap nyaman.
Kini, jenis keramik tradisional kembali diminati karena tampilannya unik sekaligus fungsional. Selain memberikan kesan klasik dan alami, beberapa jenis keramik juga dikenal mampu membuat lantai terasa lebih dingin saat dipijak. Tidak heran jika banyak orang mulai mencari inspirasi keramik tradisional untuk diterapkan pada rumah modern maupun rumah desa. Liputan6 merekomendasikan tujuh jenis keramik tradisional yang bikin rumah lebih adem.
1. Keramik Terakota
Keramik terakota menjadi salah satu jenis keramik tradisional yang terkenal mampu membuat rumah terasa lebih adem. Keramik ini dibuat dari tanah liat alami dengan warna khas cokelat kemerahan yang memberikan kesan hangat sekaligus alami. Meski tampil sederhana, permukaan terakota cenderung tidak menyimpan panas berlebihan sehingga nyaman digunakan di daerah bercuaca panas.
Selain membuat ruangan terasa sejuk, keramik terakota juga memberikan nuansa rustic yang khas. Teksturnya yang alami membuat rumah terasa lebih nyaman dan tidak licin saat dipijak. Jenis keramik ini sangat cocok dipadukan dengan konsep rumah tropis atau rumah desa modern. Agar lebih tahan lama, keramik terakota biasanya perlu dilapisi pelindung khusus supaya tidak mudah menyerap noda.
2. Keramik Batu Alam
Keramik batu alam juga dikenal mampu menjaga suhu rumah tetap lebih dingin. Jenis keramik ini biasanya memiliki permukaan yang terasa sejuk meski cuaca sedang panas. Banyak rumah tradisional menggunakan batu alam karena tampilannya natural dan kuat digunakan dalam jangka panjang. Selain itu, motif alami pada permukaannya membuat rumah terlihat lebih elegan.
Keramik batu alam cocok digunakan pada ruang tamu, teras, hingga area taman dalam rumah. Material ini mampu memberikan efek adem terutama jika dipasang pada area yang terkena sirkulasi udara baik. Banyak orang memilih keramik batu alam karena tidak mudah terlihat kusam meski digunakan setiap hari.
3. Keramik Motif Tegel Jadul
Keramik motif tegel jadul kembali populer karena tampilannya unik dan memberi kesan klasik pada rumah. Selain mempercantik ruangan, jenis keramik ini juga cukup nyaman digunakan di daerah panas. Permukaannya cenderung tetap dingin sehingga membuat lantai terasa lebih adem saat diinjak. Motif tradisionalnya juga membuat rumah terasa lebih hidup dan artistik.
Banyak rumah lama menggunakan tegel jadul pada ruang tamu atau teras karena terkenal awet. Kini, keramik motif seperti ini tersedia dalam berbagai warna dan pola yang lebih modern. Meski tampil klasik, tegel jadul tetap cocok dipadukan dengan desain rumah masa kini. Kombinasi motif yang tepat dapat membuat rumah terlihat estetik sekaligus nyaman.
4. Keramik Semen Ekspos
Keramik semen ekspos menjadi pilihan menarik bagi rumah bergaya tradisional modern. Warna abu-abu alami pada keramik ini memberikan kesan sejuk dan sederhana. Selain tampil minimalis, permukaannya juga tidak mudah menyimpan panas sehingga cocok digunakan di daerah tropis. Jenis keramik ini banyak dipilih untuk menciptakan suasana rumah yang lebih adem dan tenang.
Keramik semen ekspos biasanya digunakan pada ruang keluarga, dapur, atau area semi outdoor. Tampilannya yang netral membuat ruangan terasa lebih luas dan terang. Selain itu, jenis keramik ini juga mudah dipadukan dengan furnitur kayu atau dekorasi alami lainnya.
5. Keramik Motif Kayu Matte
Keramik motif kayu matte menjadi alternatif menarik bagi yang ingin suasana alami tanpa membuat rumah terasa panas. Berbeda dengan lantai kayu asli yang kadang menyimpan suhu hangat, keramik motif kayu cenderung lebih sejuk. Permukaan matte pada keramik juga membantu mengurangi pantulan panas berlebihan di dalam ruangan.
Selain tampil estetik, keramik motif kayu juga lebih mudah dirawat dibanding lantai kayu asli. Warna-warna naturalnya membuat rumah terasa hangat namun tetap nyaman saat cuaca panas. Banyak orang memilih keramik ini untuk kamar tidur maupun ruang keluarga. Perpaduan tampilan alami dan sensasi adem membuat rumah terasa lebih nyaman sepanjang hari.
6. Keramik Granit Kasar
Keramik granit kasar dikenal kuat sekaligus memiliki permukaan yang tetap dingin saat cuaca panas. Jenis keramik ini sering digunakan pada rumah tradisional maupun rumah modern karena tampil elegan dan tahan lama. Permukaan kasarnya juga membantu mengurangi risiko licin terutama pada area yang sering terkena air.
Selain kuat, keramik granit memiliki daya tahan yang baik terhadap perubahan suhu. Rumah pun terasa lebih nyaman karena lantainya tidak cepat panas saat siang hari. Banyak orang menggunakan keramik ini pada teras atau ruang keluarga yang sering dipakai berkumpul.
7. Keramik Porselen Matte
Keramik porselen matte menjadi salah satu pilihan favorit untuk rumah yang nyaman di cuaca panas. Jenis keramik ini memiliki permukaan halus namun tidak terlalu mengilap sehingga tidak memantulkan panas berlebihan. Selain itu, material porselen terkenal lebih padat dan tahan lama dibanding beberapa jenis keramik biasa. Rumah pun terasa lebih sejuk dan nyaman digunakan sehari-hari.
Keramik porselen matte tersedia dalam banyak pilihan warna dan motif yang mudah disesuaikan dengan desain rumah. Tampilannya yang elegan membuat ruangan terlihat bersih dan modern. Banyak orang memilih jenis keramik ini karena mudah dirawat dan tidak cepat kusam. Pemilihan warna terang membuat efek adem pada rumah juga bisa terasa lebih maksimal.
Pertanyaan Seputar Keramik Rumah Adem
Keramik apa yang membuat rumah terasa lebih adem?
Keramik terakota, batu alam, dan porselen matte termasuk jenis keramik yang dikenal mampu membuat rumah terasa lebih sejuk saat cuaca panas.
Kenapa lantai keramik bisa terasa dingin?
Keramik memiliki sifat material yang mampu menyerap dan melepaskan panas lebih lambat sehingga permukaannya terasa lebih sejuk saat dipijak.
Apakah warna keramik mempengaruhi suhu rumah?
Ya, warna terang cenderung memantulkan panas lebih baik dibanding warna gelap sehingga membantu rumah terasa lebih adem.
Keramik matte lebih nyaman dibanding glossy?
Keramik matte biasanya terasa lebih nyaman karena tidak terlalu memantulkan panas dan tidak licin saat digunakan sehari-hari.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·