82.274 Peserta Lolos SPAN&PTKIN 2026, Aceh Besar Sumbang Ratusan Siswa

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Sebanyak 82.274 calon mahasiswa dinyatakan lulus Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2026. Jumlah kelulusan yang signifikan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi berbasis keagamaan Islam, seperti dilansir dari Cahaya.

Dari puluhan ribu pendaftar, mayoritas peserta berhasil masuk ke program studi pilihan utama mereka. Data Panitia Nasional menunjukkan 71.175 peserta lulus pada pilihan pertama, 2.466 pada pilihan kedua, 6.827 pada pilihan ketiga, dan 1.806 pada pilihan keempat.

Bagi peserta yang belum berhasil lolos SPAN-PTKIN 2026, Kementerian Agama (Kemenag) memberikan kesempatan kedua melalui jalur Ujian Masuk PTKIN (UM-PTKIN). Pendaftaran UM-PTKIN dijadwalkan dibuka mulai 13 April hingga 30 Mei 2026, menawarkan peluang bagi calon mahasiswa untuk membuktikan kemampuan mereka melalui tes seleksi objektif.

Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN 2026, Abd. Aziz, menyatakan bahwa tingginya minat pendaftar memperlihatkan PTKIN semakin dipercaya sebagai institusi pendidikan berkualitas. "PTKIN menjadi solusi pendidikan komprehensif yang memadukan karakter keagamaan kokoh dengan standar akademik global," ujarnya.

Selain itu, Kemenag juga memperkenalkan inovasi pemetaan kesehatan mental bagi calon mahasiswa. Hal ini bertujuan untuk memastikan kesiapan psikologis mereka dalam menghadapi dunia perkuliahan, seiring dengan kesiapan akademik.

Integritas dan Afirmasi Pendidikan

Koordinator Pokja Penjaminan Mutu, Zulfahmi Alwi, menegaskan komitmen panitia terhadap integritas dan objektivitas proses seleksi. "Integritas data adalah prioritas utama. Kami memastikan setiap mahasiswa yang diterima memiliki potensi akademik yang unggul," jelasnya.

Sebagai bentuk pemerataan akses pendidikan, Kemenag juga memberikan afirmasi khusus bagi 756 peserta dari daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Kebijakan ini merupakan upaya untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi siswa di seluruh penjuru Indonesia.

Madrasah di Aceh Besar Berprestasi Tinggi

Secara terpisah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar mencatat prestasi membanggakan dengan 533 siswa madrasah yang lulus SPAN-PTKIN 2026. Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar, H Saifuddin SE, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut, yang menunjukkan peningkatan kualitas pendidikan madrasah.

"Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan. Kami mengapresiasi kerja keras para siswa, guru, dan semua pihak yang terlibat dalam pembinaan akademik di madrasah," kata Saifuddin, sebagaimana dilansir dari Cahaya.

Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Ruhul Islam Anak Bangsa menjadi penyumbang kelulusan terbanyak dengan 126 siswa. Diikuti oleh MAS Insan Qurani dengan 98 siswa, dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 sebanyak 53 siswa. Siswa-siswa ini diterima di berbagai PTKIN terkemuka, termasuk UIN Syarif Hidayatullah, UIN Sunan Gunung Djati, dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Dampak Positif dan Harapan Masa Depan

Prestasi ini tidak hanya mengangkat nama madrasah tetapi juga mempertegas kontribusi institusi pendidikan Islam dalam mencetak lulusan berdaya saing nasional. Kemenag Aceh Besar berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan madrasah melalui pembinaan berkelanjutan dan peningkatan kompetensi guru.

"Capaian ini mempertegas kontribusi madrasah dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Saifuddin, yang akrab disapa Yahwa. Ia berharap madrasah menjadi pilihan utama masyarakat dan melahirkan generasi unggul.

Dengan adanya jalur UM-PTKIN, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi masih terbuka lebar bagi mereka yang belum berhasil melalui SPAN-PTKIN. Ini menunjukkan bahwa ketekunan dan keberanian untuk terus mencoba adalah kunci dalam meraih cita-cita pendidikan.