AC Milan mengamankan satu poin penting dalam perebutan zona Liga Champions setelah bermain imbang 0-0 melawan Juventus pada laga pekan ke-34 Serie A di Stadion San Siro, Minggu, 26 April 2026. Hasil ini menjaga posisi Rossoneri di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 67 poin.
Tambahan satu poin tersebut membuat AC Milan kini terpaut dua angka dari Napoli di posisi kedua dan unggul tiga poin atas Juventus. Sementara itu, Si Nyonya Tua kini mendapatkan tekanan dari Como dan Roma yang sama-sama menguntit di posisi berikutnya dengan perolehan 61 poin, sebagaimana dilansir dari rsi.ch.
Pertandingan berjalan ketat dengan dua peluang emas yang tercipta bagi kedua tim sepanjang laga. Juventus sempat mencetak gol melalui Thuram pada menit ke-36 namun dianulir karena offside, sementara upaya pemain Milan, Alexis Saelemaekers, membentur mistar gawang pada menit ke-50.
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menilai hasil ini merupakan cerminan dari strategi yang diterapkan kedua kesebelasan di lapangan. Mantan pelatih Juventus tersebut mengapresiasi perkembangan tim lawan di bawah asuhan pelatih baru mereka.
"Ini adalah pertandingan taktis yang sangat seimbang, dengan banyak hal yang dipertaruhkan. Kami memiliki beberapa situasi, begitu juga dengan Juventus," ujar Allegri kepada DAZN.
Allegri menambahkan bahwa pertemuan melawan Juventus terjadi pada momentum yang tepat bagi kedua tim yang memiliki ambisi serupa di papan atas klasemen. Ia melihat adanya kemajuan pesat pada gaya bermain tim asal Turin tersebut musim ini.
"Pertandingan ini berlangsung pada waktu yang menarik, dengan kedua tim berjuang untuk tujuan yang sama," ujarnya dikutip dari laman resmi Milan.
Lebih lanjut, Allegri memberikan pujian khusus terhadap dampak kepemimpinan pelatih di kubu Juventus yang dinilainya memberikan warna baru. Ia menekankan pentingnya ambisi bagi skuat AC Milan untuk terus berkembang.
"Mereka telah banyak berkembang, kedatangan Spalletti telah memberi mereka sesuatu, mereka bermain sangat baik, menunjukkan soliditas dan kualitas dalam cara mereka bermain," kata Allegri.
Manajemen klub dan tim pelatih Milan dilaporkan terus menjalin komunikasi intensif mengenai rencana jangka panjang klub. Allegri menegaskan bahwa fondasi yang dibentuk musim ini akan menjadi modal berharga untuk kompetisi mendatang.
"Musim ini kami telah membangun fondasi yang kokoh untuk melanjutkan dari musim depan," tutur Allegri.
Sebagai penutup pernyataannya, Allegri menekankan bahwa standar tinggi merupakan identitas yang harus terus dipertahankan oleh setiap pemain yang mengenakan seragam Rossoneri.
"Ada dialog terbuka di dalam klub, dan kami memiliki pemain dengan kualitas teknik yang hebat dan karakter yang kuat. Di AC Milan, harus selalu ada ambisi untuk mencapai target tertinggi dan untuk meningkatkan diri setiap hari," ucapnya.
Di sisi lain, bek Juventus Gleison Bremer mengungkapkan bahwa timnya datang ke San Siro dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan enam kemenangan beruntun. Ia merasakan perubahan signifikan dalam kualitas permainan individu dan kolektif tim.
"Pelatih benar-benar mendorong kualitas kami, kami bekerja keras, dan itu tercermin di lapangan. Saran beliau penting. Beliau membantu semua orang untuk berkembang, bukan hanya saya," tutur pemain asal Brasil itu.
Bremer juga menyoroti peningkatan kesadaran para pemain dalam menjalankan instruksi taktik yang diberikan pelatih baru mereka. Ia menyatakan kenyamanannya bermain untuk publik Turin dan bertekad membawa tim kembali ke jalur kemenangan.
"Sejak kedatangan beliau, tim telah banyak berubah. Kesadaran individu dan tim kami juga meningkat. Saya senang di Juventus, penting untuk kembali ke jalur kemenangan, dan itulah yang ingin saya coba lakukan," ucapnya.
Berdasarkan data rsi.ch, hasil imbang di San Siro ini juga memberikan keuntungan bagi Inter Milan yang semakin dekat dengan gelar Scudetto ke-21. Inter saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan 10 poin atas Napoli dengan sisa empat pertandingan musim ini.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·