Ahmad Dhani Jadi Juri, The Icon Indonesia Siap Cetak Bintang Pop Baru

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

SCTV kembali membuat gebrakan di industri musik Tanah Air dengan meluncurkan program pencarian bakat terbaru bertajuk The Icon Indonesia. Acara ini didedikasikan untuk mencari ikon penyanyi pop baru yang tidak hanya memiliki suara emas, tetapi juga karakter yang kuat dan siap bersaing di industri musik. Penayangan perdana The Icon Indonesia akan berlangsung pada Senin, 13 April 2026, pukul 21.00 WIB secara langsung di SCTV.

Salah satu daya tarik utama program ini adalah kembalinya musisi Ahmad Dhani sebagai juri setelah absen selama 10 tahun dari bangku penjurian. Suami Mulan Jameela tersebut mengakui sempat merasa pesimistis dan sedikit grogi, namun ia memastikan akan menjadi juri yang paling jujur.

"Sebenarnya bayangkan saya sudah 10 tahun lalu jadi juri. Saya enggak yakin masih bisa jadi juri lho. Tapi masih semangat lah," kata Ahmad Dhani dalam konferensi pers di Senayan City, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026), seperti dilansir dari Kompas.com. Dhani juga menambahkan, "Cuma yang saya pastikan terjadi adalah saya pasti akan menjadi juri paling jujur ya. Kalau enggak enak ya saya bilang enggak enak."

The Icon Indonesia menghadirkan jajaran juri yang solid, di antaranya Titi DJ, Isyana Sarasvati, Afgan, Andien, Ardhito Pramono, Adrian Khalif, dan Uan Kaisar. Adrian Khalif dan Uan Kaisar disebut belum dapat bergabung di awal penayangan karena berada di luar negeri.

Wakil Direktur Pemrograman SCTV, Banardi Rachmat, menjelaskan bahwa The Icon Indonesia tidak sekadar program hiburan biasa. "Kami harap The Icon Indonesia dapat melahirkan icon penyanyi pop terbaru Indonesia yang tidak hanya menjadi idola, tetapi juga memiliki kualitas, karakter kuat, serta kesiapan untuk bersaing dan berkontribusi di industri musik tanah air," ungkap Banardi Rachmat.

Persiapan ajang ini telah dilakukan secara matang, dimulai dengan audisi yang dibuka sejak Desember 2025. Proses seleksi berhasil menjaring lebih dari 4.000 talenta dari seluruh Indonesia, hingga akhirnya menyaring 24 peserta terbaik yang siap berkompetisi di panggung utama.

Program ini juga menghadirkan para coach berpengalaman seperti Rieka Roslan sebagai pelatih vokal dan Geri Krisdianto atau Aa Gege sebagai koreografer. Banardi Rachmat menyebut bahwa deretan juri dan coach ini menjadi salah satu pembeda utama The Icon Indonesia dengan ajang serupa lainnya.

Desain sistem kompetisi The Icon Indonesia dirancang berbeda dan lebih menantang. Peserta akan melewati berbagai tahapan ketat, termasuk fase duet dengan penyanyi profesional, untuk menguji mental dan identitas mereka sebagai penyanyi solo. "Kami juga punya sistem desain gimana mereka merasakan ketatnya kompetisi. Ada fase duet. Lalu ada duet dengan penyanyi profesional, gimana mental mereka diuji," jelas Banardi Rachmat, dikutip dari Liputan6.com.

SCTV juga telah menyiapkan peta karier yang jelas bagi sang juara. Pemenang The Icon Indonesia akan mendapatkan kontrak eksklusif dengan label musik Trinity Optima Production. Selain itu, mereka akan difasilitasi dalam membuat karya dan mendapatkan panggung untuk tampil secara reguler.

"Road map yang jelas, yakni pemenang akan membuat lagu, tampil, kita sudah pikirkan semua. Kita enggak cuma menyelenggarakan kompetisi nyanyi, tapi kita membangun, menyiapkan untuk The Icon Indonesia. Harapannya kita bisa menemukan ikon musik Indonesia yang baru," papar Banardi Rachmat.

Acara ini akan dipandu oleh duo presenter Desta dan Ananda Omesh, yang diharapkan mampu menghadirkan suasana segar dan enerjik di tengah ketatnya persaingan. Banardi Rachmat memuji kehadiran mereka, "Saya yakin kehadiran mereka akan membuat program ini luar biasa, Desta dan Ananda Omesh."

Penentuan pemenang akan menggabungkan penilaian juri dan dukungan penonton melalui sistem Koin Virtual Gift di aplikasi Vidio. Mekanisme ini diklaim lebih transparan dalam memilih kontestan favorit, dengan kualitas berdasarkan juri dan Virtual Gift.

Beberapa peserta yang telah mencuri perhatian antara lain Khansa dari Tasikmalaya yang pernah dimentori Rieka Roslan, Gerald dari Ambon dengan dukungan penuh dari kampung halamannya, Felirenza dari Bandung yang mengagumi Isyana Sarasvati, serta Sheera dari Bali yang multi-instrumentalis dan belajar menulis lagu.

Kisah inspiratif juga datang dari Arka asal Wonosobo yang akrab dengan musik sejak TK berkat ayahnya, serta Diva dari Semarang yang sempat ragu namun didukung keluarga untuk mengikuti ajang ini. The Icon Indonesia akan tayang live setiap Senin dan Selasa pukul 21.00 WIB di SCTV, mulai 13 April 2026.