Jadi intinya...
- Ahmad Dhani melindungi mental anak dari hoaks dan bullying di dunia maya.
- Ia menyebut penyebar fitnah sebagai 'Deterjen 78', orang tak beradab penyebar hoaks.
- Dhani menganggap konten Lita Gading hoaks dan framing jahat, perlu dilawan hukum.
Liputan6.com, Jakarta - Sebagai seorang ayah, Ahmad Dhani merasa memiliki kewajiban penuh untuk melindungi mental anak-anaknya dari serangan di dunia maya. Munculnya berbagai hoaks dan aksi bullying yang menyeret nama putrinya membuat musisi senior ini harus turun tangan secara langsung.
Ahmad Dhani secara terbuka menyebut orang-orang yang gemar menyebar fitnah di media sosial dengan istilah khusus. Ia pun menjelaskan alasannya menggunakan istilah tersebut kepada putri tercintanya.
"Saya harus memberi pengertian-pengertian tentang kehidupan yang memang sudah terlanjur normal ini, hoaks menjadi normal, sehingga jadi saya harus memberikan pengertian bahwa orang jahat itu ternyata di mana-mana. Makanya saya menyebut di Instagram saya apa itu 'Deterjen 78'," kata Ahmad Dhani di Kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
"Deterjen 78 itu ya orang-orang yang tidak punya adab. Orang yang berpotensi melakukan pelanggaran hukum, mem-bully anak kecil itu Deterjen 78. Menyebarkan hoaks itu Deterjen 78, atau menciptakan hoaks, membuat karya hoaks dalam media sosial, mencomot berita ini mencomot berita ini kasih judul ini gitu ya, itu juga Deterjen 78," lanjut Dhani.
Bahas Konten Lita Gading
Ahmad Dhani juga memberikan penilaiannya soal konten yang dibuat oleh Lita Gading. Menurutnya itu bukan sekadar kritik, melainkan penyebaran informasi palsu yang tidak berdasar.
Ia mempertanyakan dasar data yang digunakan sang psikolog saat membicarakan masalah internal keluarganya.
"Ya buat saya ini kan apa yang diomongin sama Lita Gading ini kan hoaks. Apa dasar Lita Gading bicara soal masalah keluarga itu apa dasarnya? Yang diomongin semua hoaks. Jadi tidak hanya melakukan pem-bully-an terhadap Safeea, tapi semua yang diomongin itu hoaks semua enggak ada buktinya. Buktinya cuma media sosial gitu loh, tidak ada bukti-bukti konkret," tegas Dhani.
Agar Anak IIndonesia Tak Terdampak Hoaks
Menurut Dhani, apa yang dilakukan Lita Gading adalah bentuk pembingkaian (framing) jahat yang tidak boleh dibiarkan begitu saja. Ia merasa harus melawan agar tindakan serupa tidak dianggap sebagai hal yang lumrah oleh masyarakat.
"Ini yang kemudian harus kita lawan. Nggak boleh kita permisif dan maklum menormalisasi hal-hal begini. Lawan, proses hukum agar menjadi preseden dan efek jera. Sehingga anak-anak tumbuh menuju Indonesia emas ini anak-anak yang mentalnya kokoh kuat, yang kemudian tidak terdampak hoaks, psikologinya sehat," urainya.
Ahmad Dhani: Saya Ini Bully-Proof
Meski mengaku sebagai sosok yang "tahan banting" terhadap bully, Dhani menyadari bahwa anak seusia putrinya masih memerlukan bimbingan ekstra. Ia berusaha memberi kekuatan kepada putrinya agar tidak terpuruk akibat komentar negatif netizen.
"Nggak pernah lah, saya ini bully-proof. Tapi untuk Fia, saya harus kasih pengertian-pengertian supaya dia kuat, kalau nggak ya dia nggak kuat lah. Saya harus berusaha kuat supaya kuat," pungkas Ahmad Dhani.
8 Rekomendasi Drama China Fantasi Romantis Terbaru yang Bikin Baper, Wajib Ditonton
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·