Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ahmad Muzani menghadiri Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) dan Pengibaran Bendera Tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Lapangan Korem 131 Santiago, Kota Manado, pada Sabtu (9/5/2026). Dilansir dari Detikcom, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Muzani bertindak sebagai inspektur upacara pembukaan dan menyerahkan piala simbolis kepada Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Galang. Kompetisi ini bertujuan menyaring perwakilan terbaik dari Sulawesi Utara untuk berlaga di tingkat nasional pada Agustus 2026 mendatang.
"Kami berharap siapa pun yang akan mewakili Provinsi Sulawesi Utara nantinya benar-benar menjadi pilihan terbaik dan mampu menjadi juara di tingkat nasional," ungkap Muzani, Ketua MPR RI.
Penyelenggaraan LKBB dinilai strategis dalam mempersiapkan pemimpin masa depan demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Muzani menegaskan bahwa keterlibatan siswa SMA saat ini sangat krusial karena mereka akan memegang tongkat estafet kepemimpinan nasional.
"Pada saat Indonesia berumur 100 tahun di 2045, kalian semua yang hari ini ada di depan kami adalah orang-orang yang akan memimpin Indonesia ke depan," tutur Muzani, Ketua MPR RI.
MPR RI memandang kegiatan ini bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan instrumen untuk menanamkan nilai ketaatan pada aturan dan rasa cinta Tanah Air. Disiplin yang terbentuk diharapkan menjadi fondasi karakter bagi para peserta dari berbagai latar belakang budaya.
"Lomba ini harus menanamkan dan memperkuat kedisiplinan, ketertiban, dan ketaatan pada aturan sebagai fondasi utama pembentukan karakter generasi muda Indonesia," ucap Muzani, Ketua MPR RI.
Upaya memasyarakatkan baris-berbaris terus dilakukan untuk memperkuat penghormatan terhadap simbol negara. Hal ini diharapkan mampu melahirkan calon pemimpin yang memiliki semangat kebersamaan dan menjaga persatuan bangsa.
"Lomba ini juga mendukung implementasi Empat Pilar MPR, yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sejak dini kepada generasi muda," jelas Muzani, Ketua MPR RI.
Ahmad Muzani memberikan apresiasi kepada Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Sulawesi Utara, Korem 131 Santiago, serta pihak-pihak terkait yang menyukseskan acara tersebut. Penguatan mental dan keberanian menjadi aspek penting dalam proses pengibaran bendera Merah Putih.
"With cara ini kita berharap Indonesia ke depan dipimpin oleh mereka yang mencintai simbol-simbol negara, mencintai persatuan, dan kebersamaan," ungkap Muzani, Ketua MPR RI.
Rangkaian lomba serupa dilakukan secara masif di berbagai wilayah Indonesia dengan melibatkan pelajar tingkat menengah atas. Peserta terbaik akan mendapatkan pengumuman hasil final nasional pada hari peringatan kemerdekaan Indonesia.
"Pemenang dari Sulawesi Utara nantinya akan tampil pada final nasional dan diumumkan bertepatan dengan peringatan 17 Agustus mendatang," jelas Muzani, Ketua MPR RI.
| 1 | SMAN 1 Manado | Kota Manado |
| 2 | SMAN 2 Bitung | Kota Bitung |
| 3 | SMA 1 Bitung | Kota Bitung |
| 4 | SMAN 1 Bintauna | Kabupaten Bolaang Mongondow Utara |
| 5 | SMAN 1 Kawangkoan | Kabupaten Minahasa |
| 6 | SMAN 9 Manado | Kota Manado |
| 7 | SMAN 7 Manado | Kota Manado |
| 8 | SMAN 8 Manado | Kota Manado |
| 9 | SMA Kristen 2 Binsus Tomohon | Kota Tomohon |
| 10 | SMA Katolik Rex Mundi Manado | Kota Manado |
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota MPR Fraksi Gerindra Martin D. Tumbelaka, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Sepuluh sekolah yang berkompetisi menampilkan keterampilan fisik dan teknik pengibaran bendera untuk memperebutkan satu tiket mewakili provinsi di Jakarta.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·