Almeria Tekuk Malaga 3&2 Lewat Gol Dramatis Leo Baptistao

Sedang Trending 1 jam yang lalu

UD Almeria berhasil mengamankan kemenangan tipis 3-2 atas Malaga CF dalam pertandingan pekan lanjutan liga yang berlangsung pada Minggu, 19 April 2026. Kemenangan di markas Almeria ini ditentukan oleh gol penentu dari Leo Baptistao pada masa tambahan waktu babak kedua.

Hasil ini membawa Almeria menduduki posisi kedua klasemen sementara dengan perolehan 64 poin, sekaligus menjaga peluang promosi langsung ke kasta tertinggi. Sebaliknya, Malaga CF tertahan di peringkat kelima dengan 60 poin setelah rekor sembilan pertandingan tanpa kekalahan mereka resmi terhenti menurut laporan merchanendirecto.es.

Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi sejak awal laga di mana wasit Jon Ander Gonzalez mengeluarkan kartu kuning pertama pada menit ke-7. Meskipun babak pertama berakhir tanpa gol, kedua tim menunjukkan permainan disiplin untuk meminimalkan kesalahan di lini pertahanan.

Almeria memecah kebuntuan sesaat setelah babak kedua dimulai melalui aksi Adrian Embarba yang memanfaatkan umpan matang Miguel De la Fuente. Embarba kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah menjadi 2-0 setelah memanfaatkan pasifnya barisan pertahanan Malaga dalam mengantisipasi serangan.

Malaga memberikan perlawanan sengit dengan memperkecil ketertinggalan melalui tendangan keras Adrian Nino pada menit ke-66. Harapan tim tamu sempat membubung tinggi ketika pemain pengganti, Haitam, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat tendangan rendah yang tidak terjangkau kiper Andres Fernandez.

Kemenangan dramatis tuan rumah akhirnya dipastikan oleh Leo Baptistao yang masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol di pengujung laga. Kekalahan ini membuat Malaga kini berada dalam situasi persaingan ketat karena memiliki poin yang sama dengan Burgos dan Las Palmas di zona playoff.

Laga ini juga diwarnai dengan insiden bentrokan antar kelompok pendukung radikal sebelum pertandingan dimulai yang menyebabkan seorang pendukung Almeria dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri. Sebagai bentuk protes atas insiden tersebut, kelompok suporter Grada Joven tuan rumah memilih untuk tidak memasuki stadion guna memberikan dukungan sepanjang laga.