Amerika Serikat Wajibkan Timnas Kongo Karantina 21 Hari Jelang Piala Dunia 2026

Sedang Trending 52 menit yang lalu

Otoritas Amerika Serikat selaku tuan rumah Piala Dunia 2026 mengeluarkan kebijakan ketat bagi delegasi timnas Kongo akibat merebaknya wabah ebola. Seperti dilansir dari Medcom, seluruh pemain dan official timnas Kongo diwajibkan menjalani masa isolasi selama 21 hari sebelum memasuki wilayah Amerika Serikat.

Direktur Eksekutif Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia 2026 Andrew Giuliani menegaskan pentingnya menjaga sistem gelembung atau bubble selama tim melakukan pemusatan latihan di Belgia.

"Kami telah menyampaikan dengan sangat jelas kepada Kongo bahwa mereka harus menjaga integritas gelembung mereka selama 21 hari sebelum mereka dapat datang ke Houston pada 11 Juni," kata Giuliani dikutip dari Sky Sports.

"Kami juga telah menjelaskan dengan sangat gamblang kepada pemerintah Kongo bahwa mereka harus mempertahankan gelembung tersebut atau mereka berisiko tidak dapat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat. Kami tidak bisa lebih jelas lagi dari ini," lanjutnya.

Sesuai jadwal, timnas Kongo akan bermarkas di Houston selama fase grup Piala Dunia 2026. Mereka dijadwalkan menghadapi Portugal pada laga pembuka Grup K tanggal 18 Juni, disusul laga melawan Kolombia pada 24 Juni di Guadalajara, Meksiko, dan Uzbekistan pada 28 Juni di Atlanta.

Pihak manajemen timnas Kongo menanggapi peringatan karantina tersebut dengan memastikan bahwa program persiapan tim yang telah disusun tidak akan mengalami perubahan.

Juru bicara timnas Kongo menyatakan bahwa skuad asuhan Sebastien Desabre tetap menjalankan laga uji coba melawan Denmark di Liege, Belgia, pada 4 Juni dan menghadapi Cile di Cadiz, Spanyol, enam hari kemudian.

"Kami tetap mempertahankan program latihan kami. Tidak ada satu pun pemain di dalam skuad yang datang dari RD Kongo," ujar pernyataan resmi Timnas Kongo.

"Pertandingan persahabatan masih tetap dijadwalkan. Satu-satunya modifikasi pada program ini hanyalah pembatalan agenda di Kinshasa," lanjutnya.

Kongo sebelumnya berencana menggelar kunjungan tiga hari ke Kinshasa sebagai agenda pelepasan untuk penampilan perdana mereka di Piala Dunia dalam 52 tahun terakhir. Namun, agenda di ibu kota tersebut telah dibatalkan sebelum peringatan resmi dari Amerika Serikat diterbitkan.

Status Darurat Internasional Wabah Ebola

Komposisi skuad timnas Kongo saat ini mayoritas dihuni oleh para pemain yang berkarier di luar negeri, terutama di liga-liga Eropa, termasuk jajaran tim pelatih. Hanya beberapa pejabat tim yang dilaporkan baru tiba di kamp latihan Belgia dari Kongo pada awal pekan ini.

Di sisi lain, perkembangan situasi kesehatan global menunjukkan peningkatan risiko. World Health Organization (WHO) telah menaikkan status risiko galur Bundibugyo dari virus ebola menjadi tingkat sangat tinggi untuk potensi wabah nasional di Kongo.

WHO kini menetapkan status wabah ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat internasional. Berdasarkan data terkini, hampir 750 kasus suspek dan 177 kematian suspek telah dilaporkan sejak penyakit tersebut kembali merebak di Kongo.