Analisis Wasit Kecam Penalti Kontroversial Málaga Lawan CD Castellón

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Spesialis wasit Tiempo de Juego, Pedro Martín, melontarkan kritik keras terhadap keputusan wasit Carlos Muñiz Muñoz yang memberikan penalti kontroversial bagi Málaga CF saat menghadapi CD Castellón dalam lanjutan LaLiga Hypermotion, Sabtu, 25 April 2026.

Hukuman penalti tersebut diberikan setelah bola hasil sapuan Diego Hernández memantul dari tubuh eksekutor Málaga, Chupe, lalu mengenai lengan Hernández yang sedang dalam posisi terangkat pada menit ke-10 di Stadion La Rosaleda.

Chupe kemudian berhasil menuntaskan tugasnya sebagai algojo pada menit ke-12 yang membawa Málaga unggul sementara, meski tayangan ulang menunjukkan kontak bola sangat minim dan terjadi akibat pantulan jarak dekat.

Paco González dalam siaran Tiempo de Juego semula memprediksi keputusan tersebut akan dibatalkan karena menganggap gerakan lengan pemain Castellón bersifat tidak sengaja setelah bola mengenai paha lawan.

"Pemain Castellón menyentuh bola. Dari sana bola mengenai paha pemain Málaga dan memantul ke lengan kiri, yang memang benar terangkat sangat tinggi, ya, tapi ayolah itu sangat tidak disengaja. Saya rasa ini bisa mereka batalkan," kata Paco González.

Namun, wasit Muñiz Muñoz tetap pada keputusannya dan tidak mendapatkan panggilan dari ruang VAR untuk meninjau kembali insiden tersebut di pinggir lapangan.

Pedro Martín menilai keputusan untuk menghukum pelanggaran tersebut dengan tendangan penalti merupakan sebuah kesalahan fatal yang sulit diterima secara logika pertandingan.

"Jika memang begitu, saya benar-benar tidak mengerti bagaimana mereka memberikan penalti seperti itu, saya tidak habis pikir, maksud saya, saya tidak habis pikir. Artinya, itu menghukum sesuatu yang tidak masuk akal dengan penalti, hukuman maksimal. Sebuah bola yang naik melampaui dirinya karena menyusur tubuhnya lalu mengenai ketiaknya dan Anda meniup penalti..." ujar Pedro Martín.

Martín juga merujuk pada insiden serupa di pertemuan sebelumnya yang dianggapnya merugikan pihak Castellón secara tidak adil.

"Sudah ada sentuhan tangan dalam laga Castellón-Málaga, yang merugikan Castellón dan itu sangat disayangkan, dan ini adalah satu lagi," cetus Pedro Martín.

Di sisi teknis, pelatih Málaga, Juanfran Funes, harus memutar otak menyusun formasi akibat absennya Juanpe, Dani Lorenzo, Rafa Rodríguez, dan Ramón, sehingga memanggil pemain muda Pablo Arriaza ke dalam skuad utama.