Mandalika Grand Prix Association (MGPA) secara resmi menunjuk legenda balap nasional Ananda Mikola sebagai Direktur Utama pada Rabu (13/5/2026). Langkah strategis anak perusahaan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) ini bertujuan untuk memperkuat posisi Pertamina Mandalika International Circuit di kancah motorsport dunia.
Ananda Mikola dipilih karena dinilai memiliki rekam jejak yang kuat serta visi strategis dalam industri balap internasional. Mantan pembalap Formula Asia ini diharapkan mampu mengoptimalkan operasional sirkuit sekaligus mendorong pembinaan atlet otomotif muda di tanah air.
Rekam jejak Ananda mencakup berbagai prestasi sejak memulai karier pada 1993, termasuk menjuarai Grup N Indonesia dan Asia Formula 3 pada 2005. Selain di lintasan, ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Sirkuit Sentul dan Ketua Organizing Committee Jakarta E-Prix 2023.
Ananda menyatakan bahwa penugasan ini merupakan bentuk dedikasi nyata bagi pengembangan ekosistem olahraga otomotif di Indonesia. Ia memandang mandat tersebut sebagai sebuah tanggung jawab besar di luar sekadar jabatan struktural.
"Saya sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada saya. Ini bukan sekadar jabatan, tetapi panggilan untuk berkarya nyata bagi ekosistem motorsport Indonesia," ujar Ananda Mikola, Direktur Utama MGPA.
Pihaknya menegaskan komitmen untuk mengintegrasikan potensi lokal dengan standar internasional demi kemajuan Mandalika. Hal ini dilakukan guna memastikan aset nasional tersebut mendapatkan perhatian global yang maksimal.
"Mandalika adalah aset bangsa yang luar biasa. Saya berkomitmen merangkul talenta-talenta lokal terbaik, membangun generasi pembalap berikutnya, sekaligus membawa sorotan dunia ke Mandalika sebagai kebanggaan Indonesia," kata Ananda Mikola, Direktur Utama MGPA.
Saat ini, Sirkuit Mandalika telah rutin menyelenggarakan berbagai ajang bergengsi seperti MotoGP Indonesia, FIM Asia Road Racing Championship, hingga Porsche Sprint Challenge Indonesia. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas grandstand mencapai 48.768 penonton dengan dukungan infrastruktur VVIP seperti Observation Deck.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·