Ancelotti Prioritaskan Pertahanan Kokoh Demi Target Juara Brasil 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, menekankan pentingnya organisasi pertahanan yang solid sebagai fondasi utama bagi timnya untuk merebut gelar juara pada Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Penegasan taktik ini muncul seiring persiapan Timnas Brasil yang kini telah dipastikan lolos ke putaran final di bawah arahan pelatih asal Italia tersebut sejak Mei tahun lalu.

Ancelotti memberikan perspektif berbeda mengenai identitas permainan Brasil yang selama ini identik dengan teknik menyerang atau Joga Bonito. Ia menilai bahwa keberhasilan bersejarah Selecao di panggung dunia justru bersumber dari kemampuan mereka dalam menjaga keseimbangan antara bakat alami dan disiplin di lini belakang.

"Joga Bonito? Apakah Anda ingat bahwa Brasil memenangkan dua Piala Dunia terakhir dengan menggabungkan bakat alami dengan kemampuan bertahan?" ujar Carlo Ancelotti, Pelatih Timnas Brasil.

Sang pelatih kemudian merujuk pada keberhasilan Brasil pada tahun 1994 dan 2002 yang menggunakan formasi rapat untuk mengoptimalkan penyerang mereka. Bagi Ancelotti, struktur tim yang stabil dalam mengelola risiko merupakan faktor penentu kemenangan dalam turnamen singkat berskala besar.

"Piala Dunia adalah milik tim yang kebobolan paling sedikit, bukan tim yang mencetak gol terbanyak," tegas Carlo Ancelotti, Pelatih Timnas Brasil.

Legenda sepak bola Brasil, Cafu, turut memberikan dukungan terhadap pendekatan yang diambil oleh mantan pelatih Real Madrid tersebut. Berbicara dalam ajang Laureus Awards di Madrid pada 21 April 2026, Cafu menilai perbaikan sektor belakang akan menjadi pembeda krusial karena kualitas lini serang Brasil dianggap selalu mampu menghasilkan gol.

Selain strategi di lapangan, Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) juga memperkuat posisi Ancelotti melalui rencana perpanjangan kontrak jangka panjang yang mencakup kenaikan gaji bagi jajaran staf pelatih. Melansir data Giveme Sport, struktur kontrak baru ini dirancang agar tetap fleksibel namun memungkinkan Ancelotti bertahan hingga Piala Dunia 2030.

Dukungan moral juga diberikan Cafu kepada penyerang sayap Vinicius Junior yang belakangan mendapat sorotan publik. Cafu meyakini bahwa panggung sebesar Piala Dunia merupakan tempat yang paling tepat bagi bintang muda tersebut untuk membuktikan kapasitasnya di hadapan dunia.

“Piala Dunia adalah cara terbaik untuk mengatasi segala jenis kontroversi,” kata Cafu, Mantan Kapten Timnas Brasil.

Brasil saat ini menempati Grup C Piala Dunia 2026 bersama Skotlandia, Haiti, dan Maroko. Meski baru saja meraih kemenangan atas Kroasia melalui gol penyerang muda Endrick, tim asuhan Ancelotti masih memiliki tantangan besar setelah menelan kekalahan dari Prancis dalam laga uji coba terbaru.