Andre Rosiade Salurkan Bantuan Operasional ke Panti Asuhan Padang

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade menyalurkan bantuan uang tunai dan paket sembako untuk operasional Panti Asuhan LKSA Bayi dan Balita Jasmin Nabila Inayah di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Senin (11/5/2026). Langkah ini dilakukan guna menyokong kebutuhan bayi dan balita terlantar yang dirawat di fasilitas tersebut.

Kunjungan ini diwarnai momen emosional saat Andre menyaksikan langsung kondisi para bayi, termasuk seorang bayi berusia tiga minggu yang ditemukan di depan gerbang. Penyaluran bantuan ini dilakukan di tengah laporan mengenai tingginya angka bayi yang ditinggalkan di wilayah tersebut, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

"Ya Allah. Berat perjuangan di Sumatera Barat ini, banyak bayi dibuang di luar," ujar Andre Rosiade, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI.

Legislator asal Sumatera Barat tersebut memberikan bantuan tunai senilai Rp25 juta serta 10 paket sembako dengan estimasi nilai Rp5 juta. Andre menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan berkelanjutan bagi pihak pengelola panti dalam menangani masalah operasional.

"Begini uni Dewi, saya tidak bisa lama-lama. Saya beri uni Dewi dan panti Rp 25 juta dulu untuk membantu. Nanti ada sembako juga 10 paket. Kalau ada masalah apa pun segera kabari Ibu Ida atau tim kami di Padang," jelas Andre Rosiade.

Selain memberikan bantuan materiil pada hari tersebut, Andre merencanakan kunjungan lanjutan pada awal Juni mendatang. Ia bermaksud mendaftarkan keluarganya sebagai donatur tetap guna menjamin ketersediaan logistik jangka panjang bagi anak-anak di panti.

"Insya Allah tanggal 5 Juni saya bawa istri saya ke sini. Saya suruh istri saya dan anak saya, Azizah, jadi donatur tetap di sini. Biar nanti Azizah posting juga supaya banyak yang menyumbang ke panti Dewi," sambung Andre Rosiade.

Pengurus panti, Dewi Melinda, melaporkan adanya tren peningkatan jumlah bayi terlantar sepanjang tahun 2023. Fenomena ini mencakup penemuan beberapa bayi dalam kurun waktu satu bulan yang sama akibat ditinggalkan oleh orang tua mereka.

"Tahun 2023 yang paling banyak, Pak. Bulan November saja ada tiga bayi yang ditinggal kabur," ungkap Dewi Melinda, Pengurus Panti Asuhan.

Dewi menjelaskan bahwa para bayi seringkali ditinggalkan secara diam-diam di lingkungan panti pada waktu malam. Upaya penelantaran dilakukan dengan berbagai cara tanpa diketahui langsung oleh petugas penjaga di lokasi.

"Ada yang memanjat pagar, ada yang menyelinap lewat tas," lanjut Dewi Melinda.

Beban biaya operasional panti saat ini mencapai sekitar Rp100 juta per bulan untuk menopang kebutuhan harian. Anggaran tersebut dialokasikan untuk honor empat perawat dan enam pengasuh, serta pembelian susu dan perlengkapan bayi lainnya.

"Kalau perawat yang perempuan Rp200 ribu sehari, yang laki-laki Rp300 ribu sehari. Itu baru untuk perawat dan pengasuh saja," kata Dewi Melinda.

Pihak yayasan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh anggota DPR RI tersebut bagi kelangsungan hidup anak-anak yang mereka asuh. Panti Asuhan LKSA Bayi dan Balita Jasmin Nabila Inayah yang berlokasi di Padang ini mengelola donasi melalui rekening resmi atas nama yayasan tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Andre Rosiade yang telah datang ke panti ini dan memberikan bantuan. Semoga beliau sehat selalu, semakin banyak rezekinya, dan terus berguna bagi orang banyak," ucap pengurus panti.