Seoul (ANTARA) - Angka kelahiran di Korea Selatan (Korsel) naik selama 20 bulan beruntun, menunjukkan tanda-tanda akan keluar dari tren angka kelahiran yang rendah untuk waktu yang lama, tunjuk data kementerian statistik pada Rabu.
Menurut Kementerian Data dan Statistik Korsel, jumlah bayi baru lahir melonjak 13,6 persen dibanding setahun sebelumnya menjadi 22.898 pada Februari, terus meningkat sejak Juli 2024.
Angka kesuburan total atau jumlah anak yang diperkirakan akan dilahirkan seorang wanita selama hidupnya, naik 0,10 menjadi 0,93 pada bulan tersebut, namun tetap jauh di bawah tingkat penggantian 2,1 kelahiran per wanita untuk mempertahankan populasi yang stabil.
Angka pernikahan turun 4,2 persen menjadi 18.557 pada Februari dalam basis tahunan. Sedangkan, angka perceraian turun 15,6 persen menjadi 6.197.
Angka kematian menyusut 3,5 persen menjadi 29.172 pada Februari dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.
Dipengaruhi oleh angka kematian yang masih tinggi dan angka kelahiran yang rendah, penurunan populasi alami tercatat di angka 6.275 pada bulan itu.
Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·