ANTARA apresiasi kesiapan fasilitas, transportasi Haji Saudi 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Indonesia mengapresiasi Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang dinilai sangat detail dalam menyiapkan berbagai fasilitas dan alternatif transportasi bagi para jamaah menjelang puncak Haji 2026.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi yang sangat detail menyiapkan fasilitas-fasilitas dan alternatif transportasi jelang Puncak Haji 2026 yang semakin dekat," kata Direktur Pemberitaan ANTARA Virgandhi Prayudantoro dalam pernyataan yang diterima ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Virgandhi bersama Kementerian Media Arab Saudi melakukan kunjungan Ke Saudi Arabia Railways untuk Kereta Cepat The Haramain, salah satu fasilitas yang digunakan dalam pelaksanaan Haji 2026 di Arab Saudi, Sabtu.

Dia menilai bahwa kereta cepat ini cukup membantu transportasi para jamaah haji dari Jeddah menuju Mekkah.

"Haramain High Speed Railway ini cukup membantu transportasi jamaah haji 2026 dari Jeddah menuju Mekkah, di mana sampai dengan hari ini tercatat hampir 800.000 penumpang telah diangkut menggunakan Haramain Railway," katanya.

Public & Media Relations Manager Saudi Arabia Railways, Khaled Y. Al Farhan, mengatakan Kereta Api Cepat Haramain terus memainkan peran penting dalam melayani jamaah haji melalui rencana operasional intensif.

"Tujuannya untuk memfasilitasi transportasi antara Makkah dan Madinah dalam sistem transportasi terpadu yang mendukung tujuan Visi Saudi 2030 dan Strategi Transportasi dan Logistik Nasional," katanya.

Kereta Cepat Haramain menyediakan lebih dari 2,2 juta kursi untuk melayani jamaah haji dan wisatawan selama musim liburan. Operasi intensif Haramain High Speed Railway mencapai lebih dari 140 perjalanan per hari selama periode puncak haji. Sejak dimulainya operasional musim Haji 1447H, layanan ini telah mengangkut lebih dari 800.000 penumpang.

"Kereta Api Cepat Haramain dianggap sebagai salah satu kereta listrik tercepat di dunia, dengan kecepatan operasional mencapai 300 km/jam, membentang di jalur kereta api sepanjang 453 km," katanya.

Haramain High Speed Railway menghubungkan lima stasiun utama, yakni Makkah, Jeddah, King Abdulaziz International Airport Station, King Abdullah Economic City Station, dan Madinah.

Kereta cepat ini memangkas waktu perjalanan antara Makkah dan Madinah menjadi sekitar 2 jam 15 menit, Makkah dan Bandara Internasional King Abdulaziz sekitar 50 menit, serta Madinah dan Bandara Internasional King Abdulaziz menjadi sekitar 1 jam 45 menit.

"Hal ini menjadikannya sarana transportasi tercepat antara kedua kota suci tersebut dan pilihan utama bagi para peziarah, jamaah umrah, dan wisatawan," katanya.

Menurutnya, Stasiun Kereta Api Cepat Haramain di Bandara Internasional King Abdulaziz merupakan salah satu titik penghubung terpenting selama musim Haji.

Stasiun ini memiliki luas lebih dari 105.000 meter persegi dan dianggap sebagai salah satu stasiun kereta api yang terhubung dengan bandara terbesar di dunia.

Stasiun ini terhubung langsung ke Terminal 1 di Bandara Internasional King Abdulaziz, sehingga meningkatkan integrasi antara transportasi udara dan kereta api.

Dia menjelaskan bahwa stasiun ini juga berkontribusi untuk meningkatkan efisiensi integrasi antara transportasi udara dan kereta api, mempercepat perpindahan jamaah, para peziarah serta mengurangi kemacetan lalu lintas.

Baca juga: Jelang pelaksanaan puncak haji 2026, menikmati layanan prima dari Pemerintah Saudi

Baca juga: Jelang puncak haji, jamaah mulai dipetakan untuk Murur & Safari Wukuf

Baca juga: InJourney Airports tuntaskan fase keberangkatan jamaah calon haji

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.