Anthropic Rilis Fitur Kecerdasan Buatan Baru untuk Sektor Hukum

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Startup kecerdasan buatan Anthropic meluncurkan puluhan alat baru pada platform chatbot Claude untuk membantu para profesional hukum menyelesaikan tugas administratif dan teknis pada Rabu, 13 Mei 2026. Peluncuran fitur spesialis ini bertujuan menarik pelanggan bisnis di tengah persaingan ketat pasar AI global.

Dilansir dari Bloombergtechnoz, rangkaian fitur yang diperkenalkan mencakup alat bernama "commercial counsel" yang berfungsi meninjau dokumen perjanjian serta perangkat untuk membantu persiapan ujian pengacara. Anthropic juga menghubungkan Claude dengan perangkat lunak pihak ketiga seperti DocuSign Inc., Thomson Reuters Corp., dan layanan pesaing Harvey.

Perusahaan yang kini memiliki valuasi sekitar US$380 miliar tersebut berupaya memvalidasi nilai perusahaan melalui ekspansi ke berbagai sektor profesional. Langkah ini mengikuti tren setahun terakhir di mana Anthropic dan pesaingnya, OpenAI, fokus mengembangkan AI untuk bidang keuangan hingga kesehatan.

Penasihat hukum senior Anthropic, Mark Pike, memberikan gambaran mengenai tingginya adopsi teknologi ini di kalangan praktisi hukum. Ia menyebutkan bahwa antusiasme sektor tersebut sangat signifikan dibandingkan bidang pekerjaan lainnya.

"commercial counsel" ujar Mark Pike, penasihat hukum senior Anthropic.

Pike menambahkan bahwa pengacara menggunakan chatbot Claude dalam intensitas yang sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan jumlah peserta yang mendaftar dalam acara pembahasan penggunaan AI baru-baru ini.

"pada tingkat yang hampir tertinggi dibandingkan profesi lain," kata Mark Pike, penasihat hukum senior Anthropic.

Sebanyak lebih dari 20.000 profesional hukum tercatat mendaftarkan diri dalam webcast yang diselenggarakan perusahaan untuk mempelajari fungsionalitas Claude dalam tugas hukum. Integrasi ini tersedia bagi pengguna berbayar melalui agen AI Claude Cowork yang dirancang khusus untuk pekerjaan kantor.