Arema FC Bidik Tiga Poin Kontra Persik Kediri di Stadion Netral

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Arema FC mengincar poin penuh saat menghadapi Persik Kediri pada laga pekan ke-31 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Minggu (3/5/2026) sore. Tim berjuluk Singo Edan berupaya bangkit setelah mengalami kekalahan telak empat gol tanpa balas dari Persebaya Surabaya pada pertandingan sebelumnya.

Bek Arema FC, Rio Fahmi mengungkapkan bahwa seluruh elemen tim merasakan kekecewaan mendalam atas hasil buruk dalam laga derbi tersebut. Meski sempat menorehkan tren positif dalam empat laga terakhir sebelum kalah dari Persebaya, hasil tersebut menjadi pukulan emosional bagi skuat asuhan Joel Cornelli.

"Ya, tentunya saya dan semua pemain merasakan hal yang sama seperti suporter yaitu merasakan malu," kata Rio Fahmi, pemain Arema FC.

Rio menegaskan bahwa performa tim saat melawan Persebaya merupakan situasi yang tidak diharapkan oleh siapa pun. Sebelumnya, Arema FC mampu menahan imbang Malut United, mengalahkan Persita Tangerang dan Persis Solo, serta mencuri satu poin dari kandang Persib Bandung.

"Tentunya pertandingan kemarin menghadapi Persebaya pertandingan yang tidak diinginkan oleh semua pihak, terutama sebagai pemain dan juga suporter Aremania," ujar Rio Fahmi.

Motivasi tambahan didapatkan para pemain setelah pendukung setia mereka, Aremania, hadir langsung dalam sesi latihan terakhir di Malang. Kehadiran suporter tersebut dianggap sebagai peringatan sekaligus dorongan moral bahwa kompetisi musim ini masih menyisakan laga-laga krusial.

"Harus kami menangkan dan insya Allah kami bisa membahagiakan Aremania di pertandingan selanjutnya," imbuh Rio Fahmi.

Kunjungan Aremania ke fasilitas latihan tim menjadi simbol harapan besar bagi kebangkitan Singo Edan. Rio Fahmi berkomitmen untuk tidak mengecewakan basis massa pendukung Arema yang tetap setia memberikan dukungan di tengah fluktuasi performa tim.

"Dengan kedatangan Aremania di tempat latihan tentunya memberikan suntikan motivasi bagi kami, untuk mengingatkan bahwa liga ini belum selesai," ujar Rio Fahmi.

Pertandingan melawan Persik Kediri dipastikan digelar tanpa kehadiran penonton di tempat netral. Situasi ini dinilai menguntungkan Arema FC karena tekanan dari pendukung tuan rumah akan berkurang secara signifikan selama 90 menit laga berjalan.

"Dan tentunya sebuah keuntungan bagi kami karena yang kita tahu bermain di tempat netral," kata Rio Fahmi.

Kendati diuntungkan dengan status stadion netral, skuat Singo Edan tetap mewaspadai kekuatan Persik Kediri. Kedisiplinan dan kerja keras tetap menjadi syarat mutlak bagi tim untuk bisa membawa pulang poin maksimal dari Gresik.

"Tidak ada kata tawar-menawar, pertandingan harus bisa meraih tiga poin untuk Arema. Insya Allah kami akan memberikan yang terbaik, memberikan 100 persen," pungkas Rio Fahmi.