Catatan mengesankan milik penjaga gawang Arsenal, Kepa Arrizabalaga, di partai puncak kompetisi antarklub tertinggi Eropa resmi berakhir. Seperti dikutip dari Medcom, rekor sempurna pemain asal Spanyol tersebut patah setelah Arsenal menelan kekalahan dari Paris Saint-Germain (PSG) pada laga final Liga Champions musim 2025/2026.
Pertandingan yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, tersebut berjalan ketat hingga babak tambahan waktu dengan skor imbang 1-1. Namun, Meriam London harus merelakan trofi juara setelah kalah 3-4 dalam drama adu penalti yang digelar pada Minggu dini hari WIB.
Klub asal London tersebut sebenarnya sempat memimpin pertandingan terlebih dahulu melalui gol cepat Kai Havertz ketika laga baru berjalan lima menit. PSG kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-64 melalui eksekusi penalti Ousmane Dembele.
Pada babak penentuan, kegagalan eksekusi dari Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes membuat Arsenal kehilangan momentum. Sementara itu, kubu PSG hanya mencatatkan satu kegagalan lewat tendangan Nuno Mendes.
Sebelum kompetisi musim ini berakhir, Kepa Arrizabalaga memiliki pencapaian unik berupa keberhasilan mengangkat trofi juara setiap kali berhasil menembus final Liga Champions. Rekor tersebut menjadikannya salah satu pemain dengan statistik paling impresif di partai puncak dalam beberapa musim terakhir.
Kepa pertama kali merengkuh trofi si Kuping Besar saat berseragam Chelsea pada musim 2020/2021. Pada saat itu, The Blues berhasil mengalahkan sesama klub Inggris, Manchester City, dengan keunggulan tipis 1-0 di laga final.
Pencapaian tersebut berlanjut ketika sang kiper menjalani masa peminjaman bersama Real Madrid pada musim 2023/2024. Walau lebih banyak menempati bangku cadangan sebagai pelapis Andriy Lunin dan Thibaut Courtois, namanya tetap terdaftar dalam skuad Los Blancos yang menumbangkan Borussia Dortmund 2-0 di laga pamungkas.
Penantian Panjang Sejarah Arsenal
Kehadiran Kepa di bawah mistar gawang Arsenal musim ini diharapkan mampu menularkan tuah keberuntungannya bagi skuad asuhan Mikel Arteta. Namun, hasil di Budapest justru memperpanjang catatan buruk The Gunners yang belum pernah memenangi kompetisi ini.
Kekalahan dari raksasa Prancis tersebut sekaligus memaksa Arsenal untuk kembali menunda impian besar mereka dalam mencatatkan sejarah baru sebagai juara Liga Champions untuk pertama kalinya.
52 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·