Manajer Arsenal Mikel Arteta menegaskan bahwa pergeseran posisi timnya ke urutan kedua klasemen sementara Premier League tidak memberikan dampak psikologis negatif menjelang laga kontra Newcastle United di Emirates Stadium pada Sabtu (25/4/2026).
Klub berjuluk The Gunners tersebut kehilangan posisi puncak setelah menderita kekalahan beruntun dari Bournemouth dan Manchester City. Hasil minor ini membuat Arsenal tergusur dari takhta klasemen yang telah mereka tempati sejak pekan ketujuh.
Persaingan perebutan gelar juara kini menyisakan lima pertandingan terakhir dengan tensi yang semakin tinggi. Dilansir dari Detik Sport, Manchester City saat ini memimpin klasemen berkat keunggulan selisih gol atas Arsenal setelah keduanya sama-sama mengoleksi 70 poin.
Arteta berpendapat bahwa berada di posisi kedua bukan merupakan beban tambahan bagi para pemainnya. Ia menekankan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah keharusan untuk memenangkan seluruh pertandingan yang tersisa.
"Tidak, karena sebelumnya dampak psikologisnya adalah kami dikejar selama berbulan-bulan. Jadi, mana yang lebih baik, mana yang lebih buruk?" kata Arteta, Manajer Arsenal.
Juru taktik asal Spanyol tersebut menjelaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah meraih hasil maksimal di setiap laga tanpa memedulikan urutan klasemen. Ia menilai tuntutan kemenangan akan selalu memberikan tekanan secara alami.
"Pada akhirnya, kami tahu apa yang terbaik, yaitu memenangkan pertandingan berikutnya. Jadi dampak psikologisnya berat terlepas dari posisi Anda karena Anda harus memenangkan pertandingan," tegas Arteta, Manajer Arsenal.
Arsenal berpeluang kembali ke puncak klasemen jika berhasil mengamankan poin penuh saat menjamu Newcastle United. Peluang tersebut terbuka lebar lantaran Manchester City tidak memiliki jadwal pertandingan liga pada akhir pekan ini karena harus berlaga di kompetisi Piala FA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·