Arsenal saat ini mengamankan posisi teratas klasemen Liga Inggris setelah mengumpulkan 76 poin guna memperlebar jarak dari kejaran Manchester City. Perolehan tersebut diraih usai sang rival utama tertahan imbang oleh Everton dengan skor 3-3 pada pertandingan terakhirnya.
Keunggulan lima poin Meriam London atas Manchester City didapat setelah menjalani 35 pertandingan, sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Meski memimpin, City masih memiliki keuntungan satu jadwal simpanan karena baru memainkan 34 laga di kompetisi musim ini.
| 1 | Arsenal | 35 | 76 |
| 2 | Manchester City | 34 | 71 |
Legenda Manchester United, Paul Scholes, memberikan pandangan kritis terhadap peluang juara tim asuhan Mikel Arteta tersebut. Scholes memprediksi bahwa keberhasilan Arsenal meraih trofi tidak akan memberikan kesan mendalam bagi sejarah sepak bola.
"I menilai mereka bukan tim juara terbaik yang pernah orang-orang lihat. Saya rasa, kita semua tidak akan membicarakan pencapaian itu di tahun-tahun mendatang seperti tim-tim hebat lainnya, seperti Man United," jelas Paul Scholes, Mantan Pemain Manchester United.
Penilaian tersebut didasari pada catatan pertemuan Arsenal dengan klub-klub besar lainnya dalam beberapa musim terakhir. Scholes menekankan pentingnya menaklukkan rival terkuat untuk mendapatkan pengakuan sebagai tim yang melegenda.
"Anda harus selalu mengalahkan tim-tim papan atas. Mereka belum kalahkan Man City dan Liverpool, tim-tim terbaik dalam empat-enam tahun terakhir," sambung Paul Scholes, Mantan Pemain Manchester United.
Selain faktor statistik, Scholes secara terbuka mengkritik kualitas hiburan dari permainan yang ditampilkan oleh skuad Arsenal. Mantan gelandang tim nasional Inggris ini mengaku tidak tertarik menyaksikan tayangan ulang pertandingan mereka.
"Anda bisa menang dengan berbagai cara, tapi bagi saya, saya enggan menonton pertandingan mereka terus-menerus," tegas Paul Scholes, Mantan Pemain Manchester United.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·