Perebutan gelar juara Liga Inggris 2025-2026 kini berada sepenuhnya di tangan Arsenal setelah Manchester City bermain imbang 3-3 melawan Everton pada Selasa (5/5/2026) dini hari WIB. Hasil di Stadion Hill Dickinson tersebut membuat The Gunners unggul lima poin di puncak klasemen sementara.
Arsenal saat ini mengoleksi 76 poin dari 35 pertandingan, sementara Manchester City membayangi di posisi kedua dengan 71 poin dari 34 laga. Tim asuhan Mikel Arteta hanya perlu memenangkan tiga laga tersisa untuk mengunci gelar tanpa bergantung pada hasil pesaingnya.
Situasi ini memicu optimisme besar di kalangan pengamat sepak bola, termasuk Jamie Carragher. Pengamat Sky Sports tersebut menilai fokus utama skuad London Utara saat ini adalah memastikan kemenangan di kompetisi domestik meskipun mereka juga tengah berjuang di Liga Champions.
"Dari perspektif Arsenal, malam ini adalah tentang liga," ujar Jamie Carragher, pengamat dalam program Monday Night Football Sky Sports.
Carragher menyoroti energi tambahan yang didapat Arsenal menjelang laga semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid. Ia memprediksi atmosfer stadion akan sangat luar biasa mengingat peluang gelar juara liga kini berada dalam kendali mandiri para pemain.
"But bisakah Anda bayangkan stadion besok (melawan Atletico)? Antusiasme untuk kompetisi, energi dari para penggemar yang akan berada di stadion itu, untuk mencapai final Liga Champions dan liga ada di tangan Anda dengan tiga pertandingan tersisa," ucap Carragher.
Kemenangan pada laga derbi London melawan West Ham United pada Minggu (10/5/2026) dianggap sebagai kunci penentu kesuksesan musim ini. Carragher meyakini jika Arsenal mampu melewati hadangan West Ham, mereka akan keluar sebagai juara Premier League.
"Jika Arsenal menang melawan West Ham Minggu depan, mereka menjuarai liga," tutur Carragher.
Legenda Arsenal, Thierry Henry, memberikan pandangan serupa mengenai momentum yang kini berpihak pada mantan klubnya. Namun, ia mengingatkan agar skuad asuhan Arteta tetap waspada terhadap potensi kejutan dari tim lawan yang tengah berjuang menghindari degradasi.
"Sekarang semuanya kembali ke tangan Arsenal. Bukan lagi di tangan Man City," kata Thierry Henry.
Pria yang akrab disapa Titi tersebut mengaku sudah memprediksi kemungkinan City kehilangan poin di markas Everton. Ia menegaskan agar para pemain tidak merayakan kemenangan terlalu dini sebelum gelar benar-benar dipastikan secara matematis di akhir musim.
"I katakan sebelumnya bahwa saya bisa melihat City kehilangan poin melawan Everton dan saya khawatir tentang pertandingan melawan West Ham," ucap Thierry Henry.
Henry mencatat adanya faktor kelelahan dan kegugupan pada skuad Manchester City yang membuat mereka melakukan kesalahan fatal saat menghadapi Everton. Ia berpesan agar Arsenal tidak terdistraksi oleh hasil tim lain dan tetap fokus menyapu bersih poin di sisa kompetisi.
"Jadi saya akan tetap pada pendirian saya dan tidak merayakan terlalu cepat karena belum ada yang pasti, tetapi saya bisa melihat itu terjadi," lanjut Thierry Henry.
Kelelahan fisik dinilai menjadi penyebab utama Manchester City gagal mempertahankan keunggulan atas Everton. Henry melihat celah ini harus dimanfaatkan oleh Arsenal dengan konsistensi permainan di setiap pertandingan yang tersisa.
"Saya melihat sedikit kegugupan pada City karena mereka hancur. Mereka membawa Everton kembali ke permainan dengan beberapa kesalahan," tambah Thierry Henry.
Penegasan terakhir diberikan Henry agar tim tidak terjebak dalam spekulasi mengenai peluang juara. Menurutnya, satu-satunya cara untuk memenangkan liga adalah dengan memenangkan pertandingan tanpa harus menunggu hasil dari Manchester City.
"Arsenal dapat melihat bahwa Man City kehilangan dua poin, tetapi Anda tidak bisa mulai berpikir bahwa, 'Sekarang, mungkin...' Tidak ada kata 'mungkin'. Menangkan pertandingan Anda. Jangan lihat City. Semuanya ada di tangan Anda," ucap Thierry Henry.
| 1 | Arsenal | 35 | 76 |
| 2 | Manchester City | 34 | 71 |
Setelah menghadapi West Ham, Arsenal dijadwalkan akan melakoni dua pertandingan terakhir melawan Burnley pada 18 Mei 2026 dan Crystal Palace pada 24 Mei 2026.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·