Arsenal Singkirkan Atletico Madrid dari Semifinal Liga Champions

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Langkah Atletico Madrid di Liga Champions musim ini resmi terhenti setelah menderita kekalahan 0-1 dari Arsenal pada pertandingan leg kedua semifinal di Stadion Emirates, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat wakil Spanyol tersebut tersingkir dengan agregat skor 1-2.

Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, gol penentu kemenangan tuan rumah dicetak oleh Bukayo Saka pada babak pertama. Meskipun Atletico Madrid berupaya mengejar ketertinggalan, dua tembakan tepat sasaran yang mereka lepaskan gagal menembus pertahanan kiper David Raya hingga peluit panjang dibunyikan.

Kekalahan ini memastikan Los Colchoneros menutup musim 2026 tanpa raihan trofi sama sekali. Selain kegagalan di kancah Eropa, tim asuhan Diego Simeone ini juga telah kalah di final Copa del Rey bulan lalu dan kini tertahan di posisi empat besar Liga Spanyol dengan koleksi 63 poin.

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, memberikan apresiasi atas performa lawan yang dinilai tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang di depan gawang.

"Yah, jika kami tersingkir, itu karena lawan kami pantas lolos, mereka memanfaatkan peluang emas di babak pertama dan mereka pantas lolos. Saya merasa tenang, saya merasa damai," ujar Simeone.

Simeone mengakui bahwa efektivitas timnya menjadi kendala utama dalam pertandingan krusial tersebut meski ada peningkatan intensitas serangan setelah turun minum.

"Kami kurang klinis dalam situasi yang kami hadapi. Kami membaik di babak kedua. Ada hal-hal yang bisa menguntungkan kami tetapi nyatanya tidak. Kami telah memberikan yang terbaik dan sekarang kami harus menerima posisi kami saat ini," tutur Simeone.

Sang pelatih juga menyampaikan pesan kepada para pendukung dan mengekspresikan kebanggaannya atas daya juang para pemain yang telah mencapai fase empat besar kompetisi tertinggi Eropa ini.

"Terima kasih kepada para fan dan pemain kami, saya merasa proud berada di posisi kami sekarang. Saya mengatakan kami ingin bersaing dan kami telah melakukannya. Sayangnya kami belum memenangi apa pun, tetapi kami telah mencapai posisi yang sulit dicapai," kata Simeone.

Pertandingan sempat diwarnai protes dari kubu tamu terkait insiden jatuhnya Antoine Griezmann dan Giuliano Simeone di kotak terlarang, namun Simeone memilih untuk tidak mempermasalahkan kinerja wasit secara publik.

"Saya tidak akan membahasnya. Kita semua tahu itu pelanggaran. Kita semua berpikir bahwa wasit telah mengambil keputusan yang tepat. Saya tidak akan terlibat dalam hal itu karena saya tidak ingin membuat alasan," tegas Simeone.