Arsenal Tahan Imbang Atletico Madrid Lewat Dua Penalti Champions League

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Arsenal menahan imbang tuan rumah Atletico Madrid dengan skor 1-1 dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions pada Rabu, 29 April 2026 di Stadion Metropolitano. Hasil ini ditentukan oleh dua eksekusi penalti dari masing-masing tim dan diwarnai keputusan VAR yang membatalkan penalti ketiga di akhir laga.

Tim tamu sempat unggul lebih dulu melalui tendangan penalti Viktor Gyokeres sebelum Julian Alvarez menyamakan kedudukan bagi Atletico pada babak kedua. Penjaga gawang Arsenal, David Raya, melakukan serangkaian penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap imbang, termasuk mementahkan peluang dari Ademola Lookman dan Alvarez.

Gelandang Atletico Madrid, Marcos Llorente, memberikan pandangannya mengenai jalannya pertandingan yang berlangsung sengit tersebut. Llorente menilai terdapat perbedaan dominasi permainan antara kedua tim dalam dua babak yang berbeda.

"Ellos han llevado la primera parte y nosotros, la segunda. Nos tenemos que quedar con esa segunda parte y el orden que hemos tenido" ujar Marcos Llorente, Gelandang Atletico Madrid.

Pemain berusia 31 tahun itu juga menyoroti masalah efisiensi timnya dalam memaksimalkan peluang di depan gawang lawan. Ia mengakui timnya sempat kesulitan dalam melakukan tekanan dan terburu-buru saat berada di area pertahanan Arsenal.

"Nos costaba robar y nos precipitábamos en zona de tres cuartos. Eso te penaliza porque no tenemos tantas ocasiones y hemos desaprovechado. En la segunda parte, hemos mejorado y es con lo que nos quedamos" tegas Marcos Llorente, Gelandang Atletico Madrid.

Mengenai rencana untuk pertandingan leg kedua di London nanti, Llorente menekankan perlunya peningkatan agresivitas tim. Ia percaya bahwa keberanian dalam situasi satu lawan satu akan menjadi kunci untuk meraih kemenangan.

"Tenemos que subir la agresividad y buscar más el mano a mano en los metros finales, que es lo que te da la vida" jelas Marcos Llorente, Gelandang Atletico Madrid.

Terkait persaingan tim lain di bagan semifinal lainnya, Llorente memprediksi laga antara PSG dan Bayern Mounich akan berlangsung sangat ketat. Menurutnya, tim yang paling efektif dalam memanfaatkan peluang akan melaju ke partai puncak.

"será otra guerra. Dos equipos que saben de sus virtudes y el que sea más efectivo, llegará a la final" kata Marcos Llorente, Gelandang Atletico Madrid.

Sebelum pertandingan dimulai, Llorente sempat berbicara mengenai filosofi dan tekanan mental dalam menghadapi kompetisi sebesar Liga Champions. Ia menegaskan bahwa kesuksesan harus diperjuangkan di lapangan tanpa mempedulikan sejarah masa lalu.

“No siento que se le deba una Champions, el fútbol ni la vida te debe nada” cetus Marcos Llorente, Gelandang Atletico Madrid.

Rekan setimnya, Nico Gonzalez, menambahkan perspektif unik mengenai tekanan dalam dunia olahraga profesional. Ia membandingkan beban kerja atlet dengan profesi lain yang memiliki tanggung jawab lebih krusial terhadap nyawa manusia.

“Presión la tiene que sentir un doctor, es el que controla la vida” papar Nico Gonzalez, Gelandang Atletico Madrid.

Pertandingan leg kedua antara Arsenal dan Atletico Madrid dijadwalkan akan berlangsung di Stadion Emirates pekan depan untuk menentukan tim yang berhak melaju ke final di Budapest.