Arsenal menelan kekalahan 1-2 dari Manchester City dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad pada Minggu (19/4/2026) kemarin yang membuat posisi mereka di puncak klasemen terancam. Hasil negatif ini memperpanjang tren buruk skuad asuhan Mikel Arteta yang hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan terakhir.
Kekalahan tersebut merupakan yang kedua bagi Arsenal saat menghadapi City dalam sebulan terakhir, sekaligus menjadi kekalahan keempat mereka di semua kompetisi dalam periode yang sama. Dilansir dari Detik Sport, catatan buruk ini telah mengakibatkan The Gunners tersingkir dari dua kompetisi piala domestik.
Sebelum takluk di Etihad, Arsenal telah dipastikan kehilangan peluang gelar setelah ditekuk Manchester City 0-2 pada final Carabao Cup. Langkah mereka juga terhenti di perempat final Piala FA usai dikalahkan oleh Southampton serta sempat dipermalukan Bournemouth di kandang sendiri.
Performa tim yang melambat di akhir musim ini memicu kekhawatiran akan terulangnya kegagalan pada musim 2022/23 dan 2023/24. Meski saat ini masih unggul tiga poin di klasemen, Manchester City memiliki keuntungan karena masih menyimpan satu tabungan pertandingan yang belum dimainkan.
Di kompetisi Eropa, Arsenal mencatatkan satu kemenangan tipis 1-0 dan satu hasil imbang tanpa gol saat berhadapan dengan Sporting CP di babak delapan besar Liga Champions. Manajer Mikel Arteta menanggapi situasi ini dengan menegaskan bahwa persaingan perebutan gelar juara masih terbuka lebar bagi kedua tim.
"Premier League dimulai lagi. Mereka punya tabungan satu laga, kami punya keunggulan tiga poin. Ada lima laga sisa, jadi persaingan kembali dimulai," tegas Arteta kepada BBC usai laga.
Mikel Arteta menyatakan tetap optimis terhadap peluang timnya untuk menjadi juara di pekan terakhir liga meskipun tekanan dari sang juara bertahan terus meningkat. Arsenal kini wajib menyapu bersih lima pertandingan tersisa guna menjaga harapan meraih trofi Premier League musim ini.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·