AS Hapus Jaminan Visa 15.000 Dolar bagi Pemegang Tiket Piala Dunia

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan penghapusan syarat jaminan visa bagi pemegang tiket Piala Dunia 2026 pada Rabu, 13 Mei 2026. Kebijakan ini membatalkan kewajiban setor uang tunai bagi warga dari 50 negara yang sebelumnya terkena aturan pengetatan imigrasi.

Langkah ini diambil setelah muncul kekhawatiran bahwa pelancong internasional harus menghadapi deposit berkisar antara 5.000 hingga 15.000 dolar AS. Aturan jaminan tersebut awalnya diluncurkan pada Agustus tahun lalu untuk memitigasi risiko pelanggaran durasi tinggal visa.

Asisten Sekretaris Negara untuk Urusan Konsuler, Mora Namdar, menjelaskan bahwa kebijakan ini berlaku bagi mereka yang telah memenuhi kualifikasi melalui sistem yang disediakan penyelenggara. Penghapusan jaminan menyasar penggemar yang telah membeli tiket dan mendaftar dalam program percepatan.

"waiving visa bonds for qualified fans who bought World Cup tickets and opted in to FIFA PASS as of April 15, 2026" kata Mora Namdar, Asisten Sekretaris Negara untuk Urusan Konsuler.

Namdar menambahkan bahwa sebelumnya pemerintah juga telah memberikan pengecualian serupa bagi elemen teknis tim yang bertanding. Hal ini mencakup para pemain, pelatih, hingga staf pendukung yang memenuhi kriteria masuk ke wilayah Amerika Serikat.

"waiving the bond requirements for “qualifying team members, including players, coaches, and support staff who otherwise meet all requirements for entry into the US”" ujar Mora Namdar, Asisten Sekretaris Negara untuk Urusan Konsuler.

Pemerintah AS menegaskan bahwa meskipun jaminan finansial dihapus, aspek keamanan nasional tetap menjadi prioritas utama. Proses pemeriksaan latar belakang bagi pengunjung akan tetap dilakukan secara ketat sesuai prosedur standar visa yang berlaku.

"We remain committed to strengthening US national security priorities while facilitating legitimate travel for the upcoming World Cup tournament" tutur Mora Namdar, Asisten Sekretaris Negara untuk Urusan Konsuler.

Namdar kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung kelancaran ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut melalui pernyataan resminya kepada media.

"We are waiving visa bonds for qualified fans who bought World Cup tickets" tegas Mora Namdar, Asisten Sekretaris Negara untuk Urusan Konsuler.

Pihak penyelenggara menyambut baik langkah koordinasi antara otoritas keamanan dalam negeri dengan badan sepak bola dunia untuk menyukseskan turnamen ini. FIFA menyebut kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya menghadirkan ajang yang tak terlupakan.

"our ongoing collaboration with the U.S. government and the White House task force for the FIFA World Cup to deliver a successful, record-breaking and unforgettable global event" ungkap FIFA dalam sebuah pernyataan.

Federasi internasional tersebut secara khusus memberikan apresiasi atas kebijakan yang dinilai mempermudah akses bagi para penggemar dari berbagai penjuru dunia.

"We are grateful to the Administration for the ongoing partnership." tulis FIFA dalam pernyataannya.

Setidaknya terdapat lima negara peserta Piala Dunia yang terdampak langsung oleh kebijakan ini, yaitu Aljazair, Tanjung Verde, Pantai Gading, Senegal, dan Tunisia. Departemen Luar Negeri AS memperkirakan sekitar 10 juta pengunjung akan memadati kota-kota di AS, Meksiko, dan Kanada mulai 11 Juni 2026.